Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Disperindag Jatim harap gubernur mendatang perhatikan IKM

Disperindag Jatim harap gubernur mendatang perhatikan IKM Kepala Seksi Pembinaan Dinas Perdagangan dan Perindustrian Pemerintah Provinsi Jatim, Mahmudji. ©2018 Merdeka.com

Merdeka.com - Industri Kecil Menengah (IKM) Jawa Timur mengalami peningkatan dalam penjualan produk. Peningkatan ini dipengaruhi kebijakan Pemerintah Provinsi (Pemprov) yang memberikan pelatihan desain dan packaging.

“Saat ini IKM telah mengadakan pelatihan, ada sekitar 944 orang yang mengikuti pelatihan. Jumlah itu sudah melebihi target, tahun 2016 target hanya 915 orang saja,” kata Kepala Seksi Pembinaan Dinas Perdagangan dan Perindustrian Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur, Mahmudji.

Mahmudji mengatakan, program yang dirancang Gubernur Jatim Soekarwo dan Wakil Gubernur Saifullah Yusuf mendapat respon positif dari IKM. Untuk itu, program ini layak untuk dipertahankan dan dikembangkan. Program ini akan mengawal masyarakat yang akan melakukan packaging, mulai dari bahan baku, desain hingga menjadi kemasan yang lebih bagus.

Disperindag, lanjut dia, sengaja diminta Pakde Karwo dan Gus Ipul untuk membenahi packing produk-produk IKM. Program ini dikenalkan lima tahun lalu, Disperindag mengajak 38 kabupaten/kota untuk bekerjasama mengembangkan packaging dan desain hasil produk olahan IKM.

“Program ini khusus untuk IKM bukan UKM. Kalau IKM itu sudah pasti industri, tetapi kalau UKM belum tentu menjadi industri. Jadi yang sudah pasti menjadi industri kita yang menuntun membuat desain,” ujarnya.

Respon program ini sangat besar, tahun 2017 Disperindag memutuskan untuk membeli mobil keliling. Mobil ini akan datang ke daerah-daerah di Jatim untuk memberikan pendidikan kepada IKM, bagaimana membuat kemasan dan desain. Tahun 2017, peminta mobil keliling ini mengalami peningkatan, tetapi mobil ini baru bisa mendatangi beberapa daerah di Jatim, di antaranya, Surabaya, Gresik, Lamongan, Kota Malang, Kabupaten Malang, Kabupaten Pasuruan, Kota Pasuruan, Kota Mojokerto, dan Kabupaten Jombang.

“Tahun 2018 kita akan lanjutkan kepada 38 kabupaten/kota yang belum kedatangan mobil keliling desain ini. Semua daerah akan kita datangi,” kata dia.

Saat ini, Disperindag juga membidik siswa sekolah menengah dan mahasiswa untuk mengikuti pelatihan-pelatihan desain dan packaging. Mereka akan difasilitasi untuk mendapatkan pelatihan ketrampilan mengemas produk. Namun, siswa dan mahasiswa ini harus datang ke kantor Disperindag.

“Di sinilah nanti siswa dan mahasiswa akan mendapatkan pembimbingan dan praktek mengemas serta mendesain produk. Proses praktek ini tidak dipungut biaya alias gratis,” katanya. (mdk/paw)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP