Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Diskominfo: Bupati Jember Tak Sedikit Pun Berniat Menarik Lagi Bantuan

Diskominfo: Bupati Jember Tak Sedikit Pun Berniat Menarik Lagi Bantuan Kadiskominfo Jember Gatot Triyono. ©2020 Merdeka.com/muhammad permana

Merdeka.com - Pemkab Jember kembali mengklarifikasi kabar bahwa pihaknya menarik kembali bantuan yang sudah diberikan kepada korban banjir. Kabar tersebut bermula saat Bupati Jember, dr Faida berkunjung ke korban banjir pada Jumat (7/2) pagi lalu.

"Perintah untuk memberikan bantuan kepada 18 penghuni pesantren itu, disampaikan oleh ibu Bupati secara langsung dan spontan. Yakni setelah berdialog dengan pengasuh Ponpes, ibu bupati memerintahkan untuk mendistribusikan bantuan tersebut," ujar Gatot Triyono, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Jember saat menyampaikan klarifikasi resmi.

Gatot juga membantah, inisiatif penarikan bantuan itu berasal dari bupati. Pernyataan Gatot ini mewakili bupati dan Pemkab Jember.

"Bupati Jember, dr Faida tidak pernah berniat sedikitpun untuk menarik bantuan. Peristiwa tersebut terjadi akibat kurangnya koordinasi dan salah komunikasi pada tim distribusi," lanjut Gatot.

Sejak awal menjabat sebagai bupati pada tahun 2016 lalu, lanjut Gatot, kunjungan ke lokasi bencana sudah menjadi hal yang biasa dilakukan oleh bupati Faida. Karena itu, kabar bahwa pemberian bantuan hanya bersifat seremoni dan pencitraan politik, dinilai tidak beralasan.

"Karena itu sudah menjadi kewajiban dan kebiasaan ibu Faida sejak awal menjadi bupati, untuk selalu hadir membantu warganya. Jadi tidak benar kalau itu pencitraan," ujar Gatot.

Diakui Gatot, terdapat rentang waktu hingga seminggu, sebelum akhirnya, bantuan yang sempat ditarik, disalurkan kembali. Namun hal itu ditegaskan Gatot, bukan karena adanya pemberitaan media sehingga baru disalurkan. Tetapi karena faktor teknis di lapangan.

"Memang jajaran di bawah kurang cepat dan tanggap untuk menuntaskan pendistribusian bantuan. Dengan adanya kejadian ini, bupati akan segera mengevaluasi sistem prosedur pendistribusian, agar tidak ada masalah seperti ini lagi," pungkas Gatot.

Sebelumnya, dalam rilis Pemkab Jember yang juga dimuat di akun instagram resmi bupati Jember, @dr.faidaofficial, juga disebut, permasalahan itu karena masalah 'mis komunikasi'.

"Yang benar, adalah distribusi bantuan kpd korban yang terdata sesuai yang ada KK yang sudah terkumpul di BPBD. Saat ini, kekurangan bantuan ke ponpes tersebut sudah terpenuhi," ujar akun resmi Bupati Jember, dr Faida, yang diunggah pada Senin (17/2) dini hari, sekitar pukul 00.24 WIB.

Pantauan merdeka.com, akun resmi Faida tersebut juga aktif membalas beberapa komentar di beberapa akun instagram influencer yang ikut memviralkan berita dari merdeka.com tersebut. Balasannya, persis dengan rilis klarifikasi dari Pemkab Jember.

(mdk/rnd)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP