Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Dishub Kota Surabaya siagakan 900-1.300 bus untuk wisatawan ke Bali

Dishub Kota Surabaya siagakan 900-1.300 bus untuk wisatawan ke Bali turis foto selfie dengan erupsi gunung agung. ©2017 merdeka.com/arie basuki

Merdeka.com - Sejak Bandara International Ngurah Rai ditutup akibat erupsi Gunung Agung, banyak wisatawan asing mengalihkan perjalanannya menggunakan moda transportasi darat. Banyak juga wisatawan mancanegara yang mengalihkan perjalanan ke beberapa destinasi wisata di Jawa Timur. Termasuk berganti moda transportasi dari udara ke darat.

Kondisi inipun direspons cepat oleh pihak Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surabaya dengan menyiagakan lima unit bus untuk sarana transportasi. "Persiapan sudah kita lakukan sejak terjadi erupsi di Gunung Agung," kata Kepala Dishub Kota Surabaya, Irvan Wahyu Drajat, Kamis (30/11).

Menurut Irvan, beberapa turis asing itu, ada sebagian yang tetap ingin ke Pulau Dewata menggunakan bus melalui Terminal Purabaya, Surabaya. Dan ada juga di antara para turis itu yang beralih ke beberapa destinasi wisata di Jawa Timur.

"Mulai minggu ini ada sejumlah turis yang beralih menggunakan bus. Tidak hanya kesiapan bus, kami juga menyiapkan petugas yang bisa berbahasa Inggris di Terminal Purabaya," jelas Irvan.

Penyiapan armada bus ke Denpasar, Bali, katanya lagi, tidak semata-mata untuk wisatawan. Tapi juga penumpang non-turis yang ingin ke Bali.

Sebab, kata Irvan, menjelang akhir tahun, pihaknya juga tengah menyiagakan armada bus ke semua jurusan. Di terminal Purabaya, jumlah armada bus yang disiagakan ada sekitar 900 unit.

"Namun apabila memasuki liburan, bisa mencapai 1.300 unit," katanya.

Irvan menegaskan, selain menyiapkan armada bus, pihaknya juga melakukan ram check bus untuk menjamin keselamatan penumpang. "Kita check, hanya yang layak jalan yang boleh beroperasi," tandasnya.

(mdk/ded)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP