Dinkes Depok Cek Warga yang Konsumsi Obat Kedaluwarsa dari Puskesmas

Selasa, 10 September 2019 23:46 Reporter : Nur Fauziah
Dinkes Depok Cek Warga yang Konsumsi Obat Kedaluwarsa dari Puskesmas Ilustrasi obat. shutterstock

Merdeka.com - Dinas Kesehatan Kota Depok telah mendatangi Nur Istiqomah (50) warga Villa Pertiwi Depok yang diduga mendapatkan obat kedaluwarsa dari puskesmas.

Pihak puskesmas memberikan pendampingan secara intensif pada korban hingga dipastikan tidak ada efek samping dari kesalahan yang tidak disengaja oleh petugas puskesmas. Bahkan korban juga sudah dibawa ke rumah sakit untuk memastikan apakah ada efek samping dari terkonsumsinya obat tersebut ke tubuh pasien.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Depok, Novarita mengatakan, tidak ada efek atas terkonsumsinya obat tersebut oleh pasien. Hanya saja, kualitas obat tersebut menurun dari yang seharusnya.

"Kemarin sudah kita rujuk ke dokter spesialis paru, tidak ada efek apa-apa. Kita tetap lakukan observasi kepada pasien selama 7 hari kedepan," kata Nova, Selasa (10/9).

Menurut dia, efek lain yang dialami pasien seperti pusing dan mual, itu merupakan efek obat paru-paru. Dan hal itu, kata Nova sudah diketahui pasien sebelumnya. "Memang si pasien pun sudah mengetahui dari awal, kalau ada pusing, gatel dan sebagainya, itu efek obat paru," tegasnya.

Menurut diagnosa medis, Isti mengidap penyakit Tuberkulosis (TBC) tingkat dua. Pihaknya pun juga melakukan komunikasi dengan dokter spesialis paru. Sedangkan pasien juga dilakukan observasi oleh pihaknya. "Kita lihat nanti observasinya," paparnya.

Pihaknya juga sudah menegur puskesmas yang memberikan obat pada Isti. Diyakini itu bukan hal yang disengaja. "Kepala Puskesmasnya sudah dipanggil tadi pagi. Dan akan melakukan perbaikan-perbaikan dan kesepakatan dengan pasien juga sudah ada," pungkasnya. [bal]

Topik berita Terkait:
  1. Obat Kedaluwarsa
  2. Malapraktik
  3. Depok
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini