Diminta KPK Menyerahkan Diri, Jaksa Satriawan Menghilang Dari Rumah

Rabu, 21 Agustus 2019 00:12 Reporter : Arie Sunaryo
Diminta KPK Menyerahkan Diri, Jaksa Satriawan Menghilang Dari Rumah Sarjo Handoko Ketua RT tempat Satriawan tinggal. ©2019 Merdeka.com/arie sunaryo

Merdeka.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan dua jaksa menjadi tersangka dugaan suap lelang proyek pada Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (PUPKP) Kota Yogyakarta Tahun Anggaran 2019. Salah satunya adalah Satriawan Sulaksono dari Kejaksaan Negeri Surakarta.

Untuk mempermudah proses hukum lebih lanjut, KPK mengimbau agar Satriawan bersikap koperatif dan menyerahkan diri. Satriawan memang tidak ikut diamankan bersama 5 orang lainnya saat Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Yogyakarta dan Solo pada Senin kemarin.

Berdasarkan pantauan dan informasi yang diperoleh, hingga Selasa (20/8) malam, Satriawan tidak terlihat di kediamannya. Satriawan selama ini tinggal di Desa Gedongan, Kecamatan Colomadu, Karanganyar, atau sekitar 7 kilometer sebelah barat Kota Solo.

Ketua RT setempat, Sarjo Handoko mengatakan, dalam sehari ini warga tak melihat Satriawan. Namun kemarin malam, Satriawan masih terlihat beraktivitas bersama keluarganya. Di bagian depan rumah hanya tampak mobil dan sepeda motor miliknya.

"Kemarin malam pas salat Maghrib anak saya masih melihat dia. Hari ini dari pagi sudah tidak terlihat, tapi mobilnya ada di depan," ujarnya.

Sarjo menuturkan, hingga malam ini tidak ada petugas yang mendatangi rumah Satriawan. Kedua anak dan istri Satriawan, dikatakannya, hari ini masih beraktivitas seperti biasa. [rnd]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini