Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Dikabarkan bakal maju Pilgub Riau, ini jawaban Brigjen TNI Edy Natar

Dikabarkan bakal maju Pilgub Riau, ini jawaban Brigjen TNI Edy Natar Brigjen Edy Nasution. ©2017 merdeka.com/abdullah sani

Merdeka.com - Serah terima jabatan Komandan Korem 031 Wirabima yang digelar di Makorem, Kamis (24/8) berlangsung hikmat. Hadir ratusan undangan, mulai pejabat tinggi, Forkopimda hingga tokoh masyarakat. Marching Band dan seni beladiri TNI juga ikut memeriahkan acara sertijab tersebut.

Kini Brigjen TNI Edy Natar Nasution resmi menjabat posisi Danrem 031 Wirabima menggantikan Brigjen TNI Abdul Karim, yang dipromosikan ke Mabes TNI sebagai Kabagbintalad. Sertijab ini juga dihadiri Pangdam I Bukit Barisan Mayjen TNI Cucu Somantri.

Pangdam I Bukit Barisan Mayjen Cucu Somantri menyebutkan, sertijab itu bertujuan untuk penyegaran dalam organisasi. Ini dilakukan secara berkesinambungan, agar tetap profesionalisme.

"Diharapkan memberi peran dalam profesionalisme kerja sekaligus peningkatan SDM," katanya.

Hadir Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman, Ketua DPRD Riau, Kapolda Irjen Zulkarnain, Danlanud Roesmin Nurjadin Marsma Age Wiraksono, jajaran Komandan Kodim, para Kapolres, tokoh masyarakat, organisasi dan lain sebagainya.

Brigjen Edy Nasution bukan orang baru di Provinsi Riau. Sejak kecil hingga remaja dia tumbuh besar di negeri Melayu, tepatnya di Kabupaten Bengkalis. Sebelum kedatangan Edy, banyak baliho di sejumlah persimpangan seperti tak biasanya dalam menyambut Danrem yang baru.

Karena itu beredar isu yang menyebutkan Brigjen Edy bakal dipinang partai politik (Parpol) di Riau untuk terjun dalam Pemilihan Gubernur 2018. Dia digadang akan mendampingi salah seorang calon gubernur yan kini masih menjabat sebagai bupati.

Brigjen TNI Edy Nasution menanggapi isu tersebut dengan diplomatis. "Ya tanyakan kepada yang memberikan informasi itu, jangan tanyakan ke saya," kata Edy.

Saat ditanya kemungkinan dipinang partai untuk menjadi Cagub Riau atau Wagub? Edy sejenak berpikir untuk memberikan jawaban kepada wartawan. "Yang jelas saya belum berpikir ke situ. Yang saya pikirkan adalah bagaimana membenahi Korem. Saya dapat perintah melaksanakan tugas dan wewenang sebagai Danrem," ucapnya.

Edy mengaku akan memaksimalkan jabatan yang diberikan, ditambah pula dia adalah putera daerah. Jebolan Akademi Militer tahun 1984 ini dalam waktu dekat akan memasuki masa pensiun.

"Saya akan berbuat yang terbaik yang saya bisa lakukan. Di tempat orang saja bisa, masa di tempat kita tidak. Saya sudah pernah tugas dari Sabang sampai Merauke, dan semuanya dilakukan dengan baik," jelasnya.

Hal pertama yang bakal dilakukan setelah dilantik adalah membenahi internal TNI AD yang kini dibawahinya. Di antaranya terkait kedisiplinan prajurit. "Disiplin anggota perlu dipelihara, baru setelahnya ke luar, untuk menjalin komunikasi yang baik, karena kita bekerja dengan seluruh komponen," tutup Edy.

Menjabat sebagai Danrem di Riau bukan urusan mudah, lantaran Negeri Lancang Kuning ini rawan terjadi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Sebagaimana diketahui, itu berkaitan dengan posisinya selaku Danrem 031 Wirabima, yang juga dipercaya sebagai Dansatgas Karhutla.

"Saya sudah pelajari organisasinya saat dipaparkan secara sepintas oleh Danrem yang lama. Itu sudah bagus berjalan, cuma bagaimana mengefektifkan sinergitas di lapangan. Seperti apa keberadaan di organisasi dan perannya. Bagaimana mau kerja sama di lapangan jika tidak memahami itu," ujarnya.

"Targetnya asap hilang. Saya juga dulu pernah jadi korban asap dan saya bagian dari orang yang pernah merasakan dampaknya, mesti ke Padang dulu untuk bisa ke Pekanbaru dan sebaliknya. Itu saya kira bukan saya saja yang mengalami," pungkas Edy. (mdk/cob)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP