Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Dihantam Gelombang Tinggi, Kapal Crane Bass ARK Shiloh Tenggelam di Selat Bangka

Dihantam Gelombang Tinggi, Kapal Crane Bass ARK Shiloh Tenggelam di Selat Bangka Ilustrasi kapal tenggelam. ©shutterstock.com

Merdeka.com - Kapal crane bass 'Ark Shiloh' tenggelam di Selat Bangka, Muara, Banyuasin, Sumatera Selatan, Rabu (28/12) dini hari. Tenggelamnya kapal itu dikabarkan akibat dihantam gelombang tinggi.

"Benar, ada kapal dikabarkan tenggelam akibat dihantam gelombang tinggi di Selat Bangka," ungkap Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Palembang Heri Marantika.

Dari informasi yang diterimanya, kapal tersebut mengalami kebocoran pada balast kanan sehingga mengalami kemiringan ke kanan. Kru kapal mencoba memompa air yang masuk menggunakan alkon namun pompa tidak berfungsi dengan baik sehingga kapal semakin miring lalu tenggelam.

Kru Kapal Selamatkan Diri

Sebelum kapal tenggelam, 23 anak buah kapal menyelamatkan diri. Semuanya dapat dievakuasi ke MV STL MIRACLE. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu.

"Untuk perkembangan terkini akan diinformasikan kembali," kata dia.

Siang tadi, satu tim rescue Kantor SAR Palembang telah diberangkatkan ke TKP untuk memberikan bantuan dan pemantauan SAR. Sejumlah instansi lain, seperti TNI/Polri, medis, dan pemerintah setempat juga menyusul ke lokasi.

"Tim akan bergabung untuk memudahkan dalam evakuasi dan penyelamatan," pungkasnya.

(mdk/yan)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP