Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Diduga stres menjanda, perempuan ini nekat tabrakkan diri ke kereta

Diduga stres menjanda, perempuan ini nekat tabrakkan diri ke kereta Ilustrasi mayat. ©2014 Merdeka.com

Merdeka.com - Seorang janda berusia 45 tahun, Sumarni, nekat mengakhiri hidupnya dengan cara menabrakkan diri ke kereta api di perlintasan Kampung Tambun RT 1 RW 1, Desa Tambun, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Selasa (18/10). Diduga korban nekat melakukannya karena stres setelah suaminya meninggal dunia empat bulan lalu.

Kapolsek Tambun AKP Boby Kusumawardhana mengatakan, peristiwa yang terjadi sekitar pukul 12.00 WIB tersebut bermula ketika korban baru saja mencurahkan isi hatinya kepada seorang pedagang buah di sekitar lokasi kejadian.

"Ibu tersebut mengeluhkan perasaannya, kalau sudah tidak punya suami sejak empat bulan lalu, serta tidak mempunyai anak," kata Boby saat dihubungi, Selasa (18/10).

Selain itu, kata dia, korban yang tercatat sebagai warga Tambun Selatan tersebut juga mengeluh kalau fisiknya saat ini sedang kurang sehat. Soalnya, korban sering mengalami sesak napas.

Tak lama kemudian setelah curhat dengan tukang buah, korban nekat menuju rel kereta api. Di saat bersamaan kereta api melintas, dan menabrak korban yang tengah duduk di bantaran rel tersebut. Alhasil, korban tewas seketika di lokasi kejadian dengan luka parah di sekujur tubuhnya.

Polisi yang mendapatkan laporan segera menuju ke lokasi kejadian, dan membawa jenazah korban ke RSUD Kabupaten Bekasi untuk keperluan autopsi. Kasus tersebut sudah ditangani oleh Polsek Tambun. (mdk/dan)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP