Diduga Jaringan Besar, 2 Muncikari Prostitusi Artis Kembali Diburu

Kamis, 10 Januari 2019 17:35 Reporter : Erwin Yohanes
Diduga Jaringan Besar, 2 Muncikari Prostitusi Artis Kembali Diburu Muncikari Prostitusi Artis. ©2019 Merdeka.com

Merdeka.com - Polisi terus mengembangkan kasus prostitusi artis yang melibatkan dua orang muncikari. Polisi menengarai kedua muncikari tersebut terlibat jaringan besar prostitusi artis.

Keterlibatan dua muncikari ES dan TN dalam jaringan besar prostitusi setelah memburu jaringan muncikari lain dan kini sudah terdeteksi.

Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda Jatim, Kombes Pol Akhamad Yusep Gunawan, menyebut ada dua muncikari lainnya yang sedang diburu.

"Ada dua orang yang saat ini sudah kita tetapkan sebagai DPO (daftar pencarian orang)," ujarnya, Kamis (10/1).

Namun sayang, ia tak menjelaskan siapa dua orang yang dimaksud. Meski tak menyebut nama maupun inisial kedua orang tersebut, namun Yusep menyebutkan jenis kelamin mereka.

"Keduanya wanita. Mereka teridentifikasi dalam jaringan prostitusi dengan muncikari ES dan TN," tambahnya.

Peranan dua orang muncikari yang sedang diburu ini adalah ikut menyediakan jasa prostitusi. Jika kedua muncikari ini tak memiliki 'barang' yang dipesan, maka kedua orang tersebut, diduga dapat menyediakannya. "Keberadaan mereka sudah termonitor. Dalam waktu singkat, akan dapat dilakukan upaya paksa," tegasnya.

Sebelumnya, dari data digital yang diperoleh di ponsel muncikari ES oleh penyidik Kepolisian menguak fakta yang mengejutkan. Sebab, dari data tersebut, polisi memperoleh rekapan transaksi keuangan ES dengan artis Vanessa Angel sebanyak 15 kali.

Dari jejak digital tersebut, transaksi antara Vanessa Angel dan ES terjadi dalam periode selama satu tahun terakhir, yakni, dari 1 Januari hingga 5 Desember 2018.

Mengapa hingga 5 Desember, karena pada saat itulah Vanessa Angel sudah tertangkap melakukan prostitusi online.

Terkait dengan status Vanessa Angel yang awalnya adalah saksi korban dapat meningkat menjadi tersangka berdasarkan hasil temuan tersebut, Yusep menyatakan pihaknya masih akan terus mempertimbangkannya.

"Status VA akan dikonstruksikan kembali. Saat ini masih tetap saksi korban," tambahnya.

Subdit Siber Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Jawa Timur menggerebek sebuah hotel di Surabaya. Dalam penggerebekan tersebut, polisi menemukan dua artis dan dua manajemen dari artis tersebut dalam dua kamar yang berbeda.

Polisi melakukan penyelidikan kasus ini selama sebulan lamanya. Artis ibu kota itu berinisial VA dan AF. Satu artis pernah menjadi model majalah dewasa popular, dan satunya artis FTV.

Namun, dalam perkembangan penyidikan, polisi mendapati data ada 5 dari 45 artis lainnya yang diduga kuat masuk dalam jaringan prostitusi. Untuk artis dalam naungan muncikari TN antara lain berinisial AC, TP, dan BS. Serta untuk artis ML, serta RF diketahui merupakan asuhan muncikari ES. [lia]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini