Diandra Gautama: Aku lebih suka ngebut dan kotor

    Reporter : Syakur Usman | Rabu, 23 November 2016 00:07
    Diandra Gautama: Aku lebih suka ngebut dan kotor
    Diandra. ©2016 Merdeka.com/Muhammad Luthfi Rahman

    Merdeka.com - Rambutnya hitam nan lebat menjuntai. Wajahnya cerah merona. Meski suka bergaya casual, penampilan dara cantik yang punya nama Diandra Gautama ini tetap memesona mata. Singkatnya, penampilan Diandra (26) cenderung feminin dan jauh dari kesan tomboy.

    Tapi jangan percaya pada dara cantik ini. Di balik penampilan yang feminin, dia ganas dan sangar di sirkuit balap. Ya, skill mengemudi Diandra, begitu dia disapa, di atas rata-rata kaum hawa kebanyakan. Kendalinya di lingkar kemudi juga luar biasa. Tak seperti kaum hawa kebanyakan, Sarjana Psikologi jebolan Universtas Atmajaya Jakarta ini suka balap mobil atau olahraga motorsport yang memacu adrenalin.

    Melakoni dunia balap sejak usia 19 tahun, Diandra banyak membalap di kelas Mercedes-Benz 3.200 cc kelas private. Event balap Indonesian Sentul Series of Motorsport (ISSOM) menjadi langganannya. Prestasi terbaiknya ada di ISSOM 2013 dengan meraih juara umum dari enam seri kejuaraan. Kini deretan piala juara balapan memenuhi rak kamarnya, menggantikan foto-foto pribadinya.

    "Aku suka olahraga cowok, ngak suka olahraga cewek. Suka sesuatu yang menantang," katanya beralasan kepada merdeka.com dalam kesempatan wawancara khusus di kantor Nissan Indonesia, pekan lalu.

    Diandra 2016 Merdeka.com/Muhammad Luthfi Rahman


    Kesukaan Diandra terhadap dunia balap tak lepas dari jejak keluarga besarnya. Sang nenek dan ayah yang bernama Chandra Gautama, seorang pembalap. Darah pembalap seolah menitis di dalam raga Diandra. Sejak usia sekolah dasar, Diandra tak asing dengan lingkungan balapan. Hingga akhirnya terjun sebagai pembalap dan menjadi profesi hingga sekarang.

    Sekian lama menekuni balap kelas touring, Diandra mengaku sedang mencoba-coba balap kelas lain saat ini. Meski kotor dan berlumpur, off road, speed off road, dan drifting sedang dilakoni pembalap yang mengidolakan pembalap F1 Lewis Hamilton ini. Tujuannya supaya skill balapnya makin paripurna.

    "Saya kurang suka kelas slalom, karena lebih suka ngebut. maka itu ambil off road dan drfiting," ujarnya sambil tersenyum lebar.

    Pengakuan terhadap skill balap Diandra baru-baru ini disematkan oleh Nissan Indonesia. Dara yang gemar dance hip hop ini didaulat sebagai brand ambassador sekaligus mentor tim Indonesia di event Nissan GT Academy 2016.

    Diandra 2016 Merdeka.com/Muhammad Luthfi Rahman


    Pada akhir Oktober lalu, Diandra baru kembali dari Inggris, usai menunaikan tugas sebagai mentor tim Indonesia di event Nissan GT Academy 2016 di Sirkuit Silverstone. Hampir dua pekan Diandra menemani 6 orang pembalap Indonesia di Inggris.

    "Diandra menjadi satu-satunya mentor perempuan di event balap internasional yang diikuti Australia, Thailand, Filipina, Afrika Utara, dan Meksiko," ujarnya bangga.

    Mau tahu suka-dukanya Diandra sebagai mentor, nantikan artikel kedua Diandara Gautama ini.

    Baca juga:
    Bos XL Axiata: Perlu banyak pemimpin wanita di negeri ini
    Investor asing dan perkembangan industri film di Indonesia
    Cara RI melawan ISIS, tanpa harus gabung koalisi militer Saudi
    Superhero juga butuh teman
    Antara partai politik, Slank, dan Kaskus
    Foto-foto kesuksesan karir Rio Haryanto di sepanjang dunia balap

    [war]

    Rekomendasi Pilihan


    Komentar Anda



    BE SMART, READ MORE