Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Di acara kumpul saudagar, JK bilang menteri ngomongnya normatif

Di acara kumpul saudagar, JK bilang menteri ngomongnya normatif JK di Pertemuan Saudagar Bugis Makassar. ©2017 merdeka.com/Salviah Ika Padmasari

Merdeka.com - Ribuan perantau dari berbagai kota di Indonesia asal Sulawesi Selatan menghadiri Pertemuan Saudagar Bugis Makassar (PSBM) XVII tahun 2017 di Hotel Four Point by Sheraton, Makassar. Kegiatan bertema Sukses di Rantau, Bangun Kampung Halaman ini dibuka Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK).

JK mengaku lebih senang jika pemberi materi dalam pertemuan ini bukan pejabat tinggi melainkan para saudagar. Sehingga pembahasan bisa langsung tertuju. Sebab, bila pejabat sekelas menteri, pastinya hanya berbicara normatif.

"Saya mau yang bicara di sini itu jangan pejabat tinggi. Menteri-menteri jangan karena mereka akan bicara normatif misalnya APBN sekian, ekonomi sekian. Saya ingin yang bicara itu menyampaikan bagaimana dulu mengawali usaha di Papua, Kalimantan, Bali," kata JK di lokasi, Sabtu (1/7).

PSBM XVII di tahun 2017, kata JK, juga tidak memakan banyak biaya. Ini dikarenakan kegiatan digelar bertepatan dengan musim mudik Lebaran. Sehingga banyak para saudagar dari rantau bisa hadir lantaran bertepatan dengan pulang kampung.

"Pasti para perantau itu masih ada di kampung masing-masing, mereka mudik jadi mudah didatangkan ke Makassar. Ini mengurangi biaya," ujar JK disambut gelak tawa para hadirin.

Sedangkan ketua PSBM XVII, Rusdi Rosman, mengaku dalam laporannya, peserta pertemuan ini dihadiri 33 DPW KKSS di seluruh Indonesia ditambah dengan DPW Amerika, Australia, Korea Selatan dan Mesir.

"Lebih dari seribu orang yang hadir, khusus dari Papua saja ada 100 lebih yang datang ditambah lagi DP KKSS dari Amerika, Australia, Korea Selatan dan Mesir. Usai dibuka oleh bapak Wapres nanti akan dilanjutkan dengan launching Kartu Tanda Anggota (KTA) kemudian pemberian materi yang disampaikan oleh para pengusaha seperti Sadikin Aksa dan Zumi Zola yang hadir bersama kita sebagai pengusaha bukan sebagai Gubernur Jambi," ujarnya.

Selain Wakil Presiden Jusuf Kalla, hadir juga ketua Mahkamah Agung (MA) Hatta Ali. Dia adalah ketua penyantun KKSS. Selanjutnya, Ketua DPD Golkar Sulsel Nurdin Halid, Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo, Gubernur Jambi Zumi Zola dan Gubernur Sulawesi Barat Ali Baal Masdar.

Sementara Ketua KKSS, Zatar Taba, dalam laporannya mengatakan, selama tiga tahun terakhir KKSS, ada 243 kegiatan yang lebih banyak adalah kegiatan konsolidasi dan administrasi hingga dari 33 DPW KKSS tersisa dua DPW yang belum dilantik yakni DPW Sulawesi Tenggara dan DPW Bangka Belitung.

Saat ini, kata Zatar Taba, yang paling penting saat ini dilakukan oleh KKSS adalah peningkatan kerjasama dan kekompakan. Warga Sulsel yang merantau hampir berada di seluruh Indonesia dan hampir semuanya sukses di bidangnya baik itu di bidang legislative, eksekutif dan yudikatif serta pengusaha.

“Dalam pertemuan kali ini kita tampilkan pengusaha sebagai pemateri, mari kita menyimak apa yang disampaikan supaya kita tidak membebani lapangan kerja karena justru kita yang harus menyiapkan lapangan kerja dan tidak perlu sibuk mencari peluang jadi PNS,” kata Zatar Taba memotivasi.

(mdk/ang)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP