Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Dewas KPK Tegaskan Kasus Nurul Ghufron akan Diputuskan Sebelum Libur Panjang Pekan Depan

Dewas KPK Tegaskan Kasus Nurul Ghufron akan Diputuskan Sebelum Libur Panjang Pekan Depan

Dewas KPK Tegaskan Kasus Nurul Ghufron akan Diputuskan Sebelum Libur Panjang Pekan Depan

Sidang etik lanjutan dugaan penyalahgunaan jabatan yang menjerat Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Nurul Ghufron kembali digelar pada hari ini, Jumat (17/5). Dewan Pengawas (Dewas) akan memutuskan kasus Ghufron pada minggu depan.


Ghufron diduga menyalahgunakan jabatannya setelah membantu mutasi ASN Kementerian Pertanian (Kementan) dari pusat ke daerah.

Sidang etik berlangsung sejak 14 Mei hingga hari ini. Pada sidang kali ini Ghufron akan menjalani sidang dengan agenda pembelaan yang akan digelar pukul 14.00 WIB.


Terkait agenda selanjutnya, Anggota Dewan Pengawas (Dewas) KPK, Albertina Ho mengatakan putusan hasil pemeriksaan dugaan penyalahgunaan jabatan Ghufron akan segera ditetapkan minggu depan.

"Ya kan harus dibuat putusannya dulu kan. Ya mudah-mudahan minggu depan lah ya diputus"

Dewas KPK Tegaskan Kasus Nurul Ghufron akan Diputuskan Sebelum Libur Panjang Pekan Depan

Ungkap Albertina saat ditemui di Gedung Dewas KPK, Jumat (17/5).

Ia menargetkan putusan dapat ditetapkan sebelum libur panjang pekan depan.


"Ya sebelum cuti panjang lah," ucapnya.

Sementara itu, Ghufron menyebut akan sampaikan nota pembelaannya pada sidang yang digelar hari ini (17/5).


"Akan ada sidang lanjutan yaitu pembelaan dari saya," kata Ghufron kepada wartawan.

Sebelumnya Sidang Dewas kasus penyalahgunaan jabatan telah digelar sejak Selasa (14/5) merupakan sidang etik perdana Ghufron dengan agenda pemeriksaan saksi. Lalu dilanjutkan sidang kedua Kamis (16/5).


Pada sidang etik sebelumnya yang digelar pada Kamis (16/5), Ghufron mendatangkan tiga orang saksi yang salah satunya merupakan saksi ahli. Namun satu dari tiga orang saksi ditolak Dewas karena dinilai tak sesuai materi.

Reporter magang: Antik Widay Gita Asmara

Dewas KPK Gelar Sidang Etik Dugaan Penyalahgunaan Kekuasaan Nurul Ghufron Hari Ini
Dewas KPK Gelar Sidang Etik Dugaan Penyalahgunaan Kekuasaan Nurul Ghufron Hari Ini

Dewas KPK akan menggelar sidang etik dengan terlapor Wakil Ketua KPK, Nurul Ghufron terkait dugaan penyalahgunaan kekuasaan.

Baca Selengkapnya
Nurul Ghufron Bantu Mutasi ASN Kementan Kenalannya Ke Daerah, Begini Respons Pimpinan KPK
Nurul Ghufron Bantu Mutasi ASN Kementan Kenalannya Ke Daerah, Begini Respons Pimpinan KPK

Nurul Ghufron yang dilaporkan ke Dewas KPK diduga menyalahgunakan jabatan membantu proses mutasi ASN Kementan dari pusat ke daerah

Baca Selengkapnya
Nurul Ghufron Minta Dewas KPK Tunda Putusan Etik, Ini Alasannya
Nurul Ghufron Minta Dewas KPK Tunda Putusan Etik, Ini Alasannya

Ghufron dilaporkan membantu mutasi ASN kenalannya dari pusat ke daerah terjadi pada 15 Maret 2022.

Baca Selengkapnya
Kamu sudah membaca beberapa halaman,Berikut rekomendasi
video untuk kamu.
SWIPE UP
Untuk melanjutkan membaca.
Duduk Perkara Memanasnya Hubungan Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron dengan Dewan Pengawas
Duduk Perkara Memanasnya Hubungan Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron dengan Dewan Pengawas

Aksi keduanya kemudian berhasil mengundang kegaduhan pada internal KPK dan memicu beberapa kontroversi.

Baca Selengkapnya
Mengurai Pasal Dalam Draf RUU Penyiaran yang Jadi Polemik
Mengurai Pasal Dalam Draf RUU Penyiaran yang Jadi Polemik

Draf RUU Nomor 32 tahun 2002 Tentang Penyiaran menuai beragam polemik.

Baca Selengkapnya
Rekapitulasi KPU Maluku: Prabowo-Gibran Menang, AMIN Kedua dan Ganjar-Mahfud Terakhir
Rekapitulasi KPU Maluku: Prabowo-Gibran Menang, AMIN Kedua dan Ganjar-Mahfud Terakhir

Jumlah ini termasuk jumlah DPT Tambahan (DPTb) dan DPT Khusus (DPTk).

Baca Selengkapnya
Jalani Putusan PTUN, Dewas KPK Tunda Putusan Sidang Etik Nurul Ghufron
Jalani Putusan PTUN, Dewas KPK Tunda Putusan Sidang Etik Nurul Ghufron

Penundaan itu sehubungan dengan perintah dari hakim Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) yang memerintahkan menunda sidang etik Ghufron.

Baca Selengkapnya
Kritik Putusan MA soal Aturan Batas Usia Kepala Daerah, Pakar: Jangan Heran Kalau Masyarakat Curiga
Kritik Putusan MA soal Aturan Batas Usia Kepala Daerah, Pakar: Jangan Heran Kalau Masyarakat Curiga

Putusan tersebut disinyalir meloloskan Kaesang ikut Pemilihan Kepala Daerah

Baca Selengkapnya
Putusan MA Soal Batas Usia Calon Kepala Daerah, Mahfud MD: Membuat Saya Mual
Putusan MA Soal Batas Usia Calon Kepala Daerah, Mahfud MD: Membuat Saya Mual

Mahfud sebenarnya sudah mual menanggapi putusan MA soal Batas usia calon kepala daerah

Baca Selengkapnya