Deposit pulsa Rp 200 juta raib, Winardi polisikan PT Telkomsel

Selasa, 7 Agustus 2018 20:14 Reporter : Nur Habibie
Deposit pulsa Rp 200 juta raib, Winardi polisikan PT Telkomsel Winardi laporkan PT Telkomsel ke Bareskrim Polri. ©2018 Merdeka.com/Nur Habibie

Merdeka.com - Winardi Budiarto yang merupakan seorang agen pulsa dengan jumlah besar melaporkan PT Telkomsel ke Bareskrim Polri, Gambir, Jakarta Pusat. Dia melaporkan Telkomsel karena diduga telah melakukan tindak pidana pencurian deposit pulsa senilai Rp 200 juta.

Dalam laporan yang dia buat, PT Telkomsel dituding telah melakukan tindak pencurian biasa, penggelapan, penipuan/perbuatan curang, UU Nomor 1 Tahun 1946 tentang KUHP, 362 KUHP, 372 KUHP dan 378 KUHP. Sesuai dengan Laporan polisi nomor LP/B/968/VIII/2018/Bareskrim tertanggal 7 Agustus 2018.

Winardi mengatakan, kasus ini berawal saat dia mendapati deposit pulsa Telkomsel yang dibelinya hilang dalam jumlah yang besar sejak November 2017. Deposit tersebut hilang setelah pihaknya memasukkan chip pulsa ke mesin operator pulsa.

"Kami punya deposit dari Telkomsel sekian ratus juta. Namun deposit tersebut hilang. Saya tidak tahu kenapa. Jadi ketika chip (Telkomsel) kami masukkan ke mesin, hilang sejumlah deposit kami. Itu beberapa kali kejadian. Kami jadi takut," kata Winardi di Kantor Bareskrim Polri di gedung Kementerian Kelautan dan Perikanan, Jakarta Pusat, Selasa (7/8).

Winardi menyebut, deposit pulsa yang hilang itu dengan pecahan Rp 100 ribu dan Rp 50 ribu, sedangkan dana deposit pulsa dengan nominal pecahan lainnya utuh. Sebelum melaporkan ke Bareskrim, Winardi bersama kuasa hukumnya lebih dulu melaporkan kasus ini ke Telkomsel regional Jakarta Timur, tapi laporannya itu berjalan sangat lamban.

"Kami sudah lapor ke Telkomsel regional Jakarta Timur. Diterima laporannya tapi tidak ada tindak lanjut," ujarnya.

Sementara itu, Kuasa Hukum Winardi yakni Ira Lestari menuturkan, pihaknya ingin agar PT Telkomsel dapat dengan segera bertanggung jawab atas kerugian yang dialami kliennya itu.

"Kami ingin pertanggungjawaban dari Telkomsel. Ingin tahu siapa dalang di balik ini," tutur Ira.

Dalam kasus ini juga bukan hanya Winardi yang menjadi korban. "Ada enam distributor yang mengalami kerugian (kehilangan deposit pulsa). Totalnya Rp 400 juta," tandas Ira. [bal]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini