Seorang pemuda diduga teroris diciduk Tim Detasemen Khusus 88 Anti Teror di Kampung Sampora, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Menurut warga, penangkapan tersebut terjadi Minggu (13/5) sekira pukul 04.00 Wib.
"Orangnya sangat tertutup dengan warga dan tidak mau bersosialisasi dengan masyarakat, terduga teroris bernisial MG (26) tersebut ditangkap Tim Densus pada Minggu, sekitar pukul 04.00 WIB," ujar warga Kampung Sampora, Desa Bojong Raharja, Kecamatan Cikembar Rizky Idris di Sukabumi, seperti diberitakan Antara.
Informasi dihimpun, pemuda terduga teroris tersebut baru empat bulan huni kamar kos di Kampung Sampora. Namun kesehariannya tidak pernah bersosialisasi dengan warga dan tetangganya.
Saking cueknya, MG tak pernah bertegur sapa dengan dengan warga sekitar ketika berpapasan. Terduga teroris ini tinggal di kos milik Suhaeni yang setiap hari membuat ketapel dan panah.
Saat penggerebegan kamar kos MG, tidak ada baku tembak. Petugas bergerak cepat dan langsung menangkap pemuda tersebut. Penggerebagan tersebut menjadi tontonan warga bahkan saat polisi melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
"Kami tidak menyangka MG merupakan salah satu dari jaringan teroris sebab selama ini pemuda tersebut memang tertutup dan nyaris tidak pernah bertegur sapa dengan tetangga dan warga lainnya," tambahnya.
Dalam kesehariannya, lanjut Rizky, MG kerap menerima tamu yang tidak dikenal. Salah satunya wanita mengenakan cadar tetapi warga sekitar tidak pernah menaruh curiga terhadap tersangka.