Demo di DPRD Sulsel, Mahasiswa Jadikan Truk Kontainer Panggung Orasi
Merdeka.com - Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Satuan Pelajar dan Mahasiswa (Sapma) Pemuda Pancasila Makassar menggeruduk kantor DPRD Sulsel, Senin (5/10). Mereka menyampaikan kritik mengenai dugaan pelayanan buruk RS Labuang Baji, salah satu rumah sakit milik Pemprov Sulsel.
Awalnya pengunjuk rasa dipimpin ketua Sapma PP Makassar Husnul Mubarak gelar aksi di pinggir jalan depan kantor DPRD Sulsel. Mereka memberhentikan truk kontainer dan menjadikannya panggung.
Usai bergantian berorasi, massa kemudian menuju depan gerbang DPRD, mendesak Satpol PP agar membolehkan masuk untuk mencari anggota DPRD Sulsel.
Beberapa saat terjadi aksi saling dorong antara massa dengan Satpol PP. Pada akhirnya, gerbang dibuka dan pengunjuk rasa masuk memeriksa ruangan anggota dewan.
"Ke mana kami mengadu kalau di jam kerja seperti ini anggota dewan sudah tidak ada di kantor," seru Husnul Mubarak.
Karena nihil, mereka pun membubarkan aksinya. Mereka berharap, DPRD Sulsel segera melakukan Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan pihak RS Labuang Baji guna menindaklanjuti aspirasi mereka.
30 Juli lalu, kata Husnul Mubarak, seorang ibu atas nama Nur Ekawati Erwin yang akan melahirkan anak keempatnya diduga mendapat pelayanan buruk di RS Labuang Baji. Selama enam jam tidak mendapat penanganan medis, sehingga akhirnya pasien pindah rumah sakit.
"Jadi ada 6 jam menunggu. Untungnya ibu dan bayinya ini selamat dalam persalinan saat dipindahkan ke rumah sakit lain. Ini salah satu contoh buruk pelayanan RS Labuang Baji. Ini adalah aksi keempat kami namun belum mendapat respons baik," terang Husnul Mubarak. (mdk/cob)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya