Demo 4 November dinilai cuma buat rusak kredibilitas Ahok
Merdeka.com - Front Pembela Islam (FPI) dan sejumlah organisasi keagamaan berencana menggelar demo besar pada Jumat 4 November nanti. Mereka menuntut polisi mengusut kasus dugaan penistaan agama oleh Gubernur DKI nonaktif Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok.
Terkait hal itu, pengamat politik dari Indonesia Public Institute, Karyono Wibowo tak yakin aksi demo itu dilakukan murni untuk mengawal penegakan hukum. Menurut dia, aksi yang diklaim besar-besaran itu tak lebih berkaitan dengan pencalonan Ahok di Pilgub DKI.
"Menurut saya itu agak sulit untuk mengatakan dan mempercayai, gerakan aksi itu murni hukum. Saya meyakini masih ada korelasi dengan Pilkada DKI. Karena munculnya isu itu, di tengah proses Pilkada. Bagaimana bisa bilang tidak ada hubungannya," ucap Karyono, Selasa (1/11).
Menurut dia, dalam kontestasi Pilkada selalu banyak taktik dan strategi yang digunakan untuk menurunkan elektabiltas kompetitor. Dimana, lanjut dia, adalah menggunakan manajemen isu.
"Dalam konteks strategi, kompetitor atau pesaing harus mencari dan men-down grade suara. Salah satunya merusak kredibilitas, bisa menurunkan suara lawannya, dimana dalam hal ini adalah suara Ahok," kata Karyono.
Karenanya, kata dia, gerakan 4 November nanti itu sulit untuk ditepis bahwa gerakan aksi tersebut, tidak ada hubungannya dengan Pilkada. Pasalnya, berbagai isu sudah muncul untuk menurunkan Ahok.
"Berbagai isu mulai dari Sumber Waras, reklamasi, dan penggusuran, sudah dilakukan untuk mendown grade Ahok. Menurunkan kredibilitas Ahok. Tetapi isu ini tidak berpengaruh. Karenanya, isu SARA jadi strategi pamungkas kompetitor, yang diyakini menurunkan kredebilitas," ungkap Karyono.
Meski demikian, dia mempercayai masyarakat DKI adalah para pemilih rasional. Dimana masyarakatnya cosmopolitan, yang mempunyai wawasan dan pergaulan luas.
"Jadi mereka akan melihat pada fakta. Apa yang anda berikan. Apa yang kandidat sudah berikan untuk masyarakat Jakarta. Saya kira masyarakat DKI akan mempertimbangkan aspek rasionalitas. Mereka akan melihat, pasangan mana yang msmberikan kontribusi di DKI," pungkas Karyono. (mdk/rnd)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya