Demi Mencoblos di Pemilu 2019, Ratusan Tahanan di Rutan Medaeng Rekam e-KTP

Senin, 25 Februari 2019 03:03 Reporter : Erwin Yohanes
Demi Mencoblos di Pemilu 2019, Ratusan Tahanan di Rutan Medaeng Rekam e-KTP ilustrasi Perekaman data e-KTP. ©2018 Merdeka.com/Arie Basuki

Merdeka.com - Agar dapat menyalurkan hak suaranya dalam Pemilu 2019 mendatang, ratusan penghuni Rutan Kelas 1 Medaeng Sidoarjo, menjalani rekam KTP elektronik atau e-KTP.

Kasi Pelayanan Tahanan Rutan Kelas 1 Medaeng Sidoarjo, Ahmad Nuri Dhuka mengatakan, untuk saat ini 183 tahanan yang memiliki domisili Sidoarjo sudah melakukan perekaman e-KTP.

"Yang dari Sidoarjo sudah (perekaman) e-KTP. Ada sekitar 183 orang," ujarnya, Minggu (24/2).

Ia menambahkan, selain tahanan yang memiliki domisili Sidoarjo, tahanan dengan domisili Surabaya juga sudah melakukan perekaman.

Dikonfirmasi berapa jumlah total tahanan yang belum memiliki e-KTP, ia menyatakan tak ingat persisnya. Namun, jika diprosentase, ada sekitar 50 persen lebih tahanan yang belum ber e-KTP.

"Kami terus memantau jika memang ada warga binaan yang belum melakukan perekaman langsung diambil perekamannya di sini," bebernya.

Terkait dengan Pemilu mendatang, Dhuka menyatakan ada enam tempat pemungutan suara (TPS) yang disediakan pihaknya. Dengan banyaknya TPS tersebut, pihaknya berharap para warga binaan Rutan Medaeng dapat menyalurkan hak suaranya.

"Kami buat enam TPS yang akan dibuka di Rutan untuk semua warga binaan ini," bebernya.

Selain Surabaya dan Sidoarjo, pihaknya juga akan bekerja sama dengan Dispendukcapil dari beberapa kota lainnya seperti Jombang, Pasuruan dan Malang. Dengan demikian, semua tahanan dari luar Surabaya dan Sidoarjo yang belum melakukan perekaman e-KTP, dapat tercover.

"Secara bertahap akan kami lakukan sebelum waktu pemilu serentak itu," katanya. [rnd]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini