Demi Masa Depan Bangsa, Masyarakat Diminta Tak Golput

Minggu, 14 April 2019 21:29 Reporter : Eko Prasetya
Demi Masa Depan Bangsa, Masyarakat Diminta Tak Golput Ilustrasi Pemilu. ©2014 Merdeka.com

Merdeka.com - Wakil Kepala Rumah Aspirasi Jokowi-Amin Michael Umbas mengatakan masa tenang Pemilu 2019 berlangsung pada 14-16 April 2019. Dia berharap tak ada kabar hoaks, isu-isu negatif yang menyudutkan satu sama lain muncul di ruang publik.

"Jika masih ada kita lawan dengan santun. Jangan ganggu pemilih untuk bersikap," kata Michael, Minggu (14/4).

Dia melanjutkan, Warga Negara Indonesia (WNI) yang mempunyai hak pilih sudah semestinya hadir di tempat-tempat pemungutan suara. Dia pun mengajak tidak ada yang Golput.

"Mari menggunakan hak pilih untuk Pemilu Legislatif (Pileg) serta Pemilu Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres). Jangan jadi golongan putih alias golput. Sebab golput sama artinya tidak mencintai masa depan bangsa dengan menihilkan kewajiban memilih yang terbaik," katanya.

Kemudian, para calon anggota legislatif (caleg) DPR, DPRD provinsi, kabupaten/ kota, DPD, calon presiden dan calon wakil presiden tetap ada yang terpilih dan dilantik. Menurutnya, jika tidak memakai hak suara, semakin membuka celah politik jahat berkuasa dan kedaulatan rakyat tercederai.

"Pemilih merupakan pemegang sekaligus pemilik kedaulatan di republik ini. Masa kampanye yang dimulai 23 September 2018, telah berakhir pada 13 April 2019. Spanduk, baliho, selebaran, iklan, janji-janji politik sudah kita baca, dengar, dan simak. Kini, saatnya kita menentukan pilihan pada 17 April 2019. Ingat persatuan selalu di atas segala-galanya," ucapnya. [eko]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini