Deklarasi damai, NH-Aziz terdepan perangi hoaks
Merdeka.com - Pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Halid-Aziz Qahhar Mudzakkar menghadiri Deklarasi Damai Pilkada 2018 di Pantai Losari Makassar, Minggu (18/2) pagi. Deklarasi di Makassar merupakan pusat Gerakan Kampanye Damai yang digelar KPU pada 171 pelaksanaan Pilkada Serentak tahun ini. Pada kesempatan itu Ketua KPU RI Arief Budiman menyebut Sulsel sebagai barometer dan percontohan pilkada damai dan aman.
Deklarasi Damai Pilkada 2018 ditandai dengan pembacaan ikrar oleh empat pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Sulsel.
"Siap melaksanakan kampanye pemilihan tahun 2018 yang damai, demokrasi, dan mengedukasi dalam rangka mewujudkan kedaulatan pemilih," kata para kandidat kepala daerah secara serentak pada salah satu poin ikrar tersebut.

Deklarasi damai juga diisi dengan penandatanganan ikrar deklarasi serta pelepasan merpati putih, simbol perdamaian.
Nurdin Halid, usai deklarasi tersebut mengatakan bahwa dia dan Aziz akan menjadi pasangan terdepan dalam menjaga perdamaian di Pilkada Sulsel. Sesuai nomor urut Satu, mereka ingin menjadi kandidat terbaik dalam berkampanye.
"Kami pasangan nomor urut Satu akan jadi yang terdepan memerangi hoax," kata Nurdin.

"Kami akan jadi contoh kampanye yang baik, semua tim kami akan jadi contoh kampanye positif. Tidak ada SARA, apalagi politik uang," dia menambahkan.
Sebelum Deklarasi Damai, Nurdin-Aziz beserta ratusan massa pendukung lebih dulu menggelar kirab bersama KPU dan para kandidat kepala daerah. Perjalanan dimulai dari Lapangan Karebosi dan berakhir di Pantai Losari.
Nurdin berharap deklarasi ini jadi momen bersatunya komitmen para kandidat kepala daerah dalam mewujudkan hajatan demokrasi yang berkualitas.

"Kami siap menjadi nomor satu, yang utama dan pionir dalam menciptakan pilkada yang damai," Nurdin menambahkan. (mdk/hhw)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya