Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Datangi deklarasi dukungan, Gus Ipul dapat hadiah karikatur bersongkok

Datangi deklarasi dukungan, Gus Ipul dapat hadiah karikatur bersongkok Jaringan Alumni Muda PMII Dukung Gus Ipul. ©2018 Merdeka.com

Merdeka.com - Pasangan Calon (Paslon) Gubernur Jawa Timur, Saifullah Yusuf mendapat hadiah karikatur dalam deklarasi dukungan dan rapat konsolidasi Jaringan Alumni Muda Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (Jampi).

Karikatur yang menggambarkan sifat khas Gus Ipul panggilan Saifullah Yusuf membuatnya semakin bangga. Dalam karikatur, sosok Saifullah Yusuf selalu mengenakan songkok sebagai ciri santri yang tidak bisa hilang. Selain songkok, ciri yang tidak bisa ditinggal Gus Ipul adalah memakai baju koko. Baju yang selama ini tidak pernah ditinggal semenjak menjabat sebagai Wakil Gubernur selama dua periode.

"Saya sangat bangga dengan deklarasi ini. Deklarasi ini semakin menambah tenaga yang ada,” kata Gus Ipul di Suites Hotel Surabaya, Sabtu (24/3).

Gus Ipul menuturkan, untuk datang ke lokasi deklarasi membutuhkan perjuangan yang sangat panjang. Sebelum melangkah ke sini, Gus Ipul mengaku melakukan perjalanan dari Probolinggo, kemudian diteruskan ke Tretes, Pasuruan. Setelah itu, baru datang ke acara deklarasi untuk pemenangan Gus Ipul-Puti di Suites Hotel.

Dengan tingkat rintangan ini, Mantan Ketua Umum Ansor ini menerangkan kalau dirinya sangat berharap kepada generasi milenial untuk mendapatkan suara. Mereka harus bergerak untuk memenangkan apa yang telah menjadi pilihannya. “Maklum sekarang inikan saatnya untuk mendapatkan suara, jadi harus lari ke sana dan kemari,” ujarnya.

Untuk bisa menang, Wakil Gubernur Jawa Timur ini menerangkan supaya alumni-alumni PMII yang tergabung dalam Jampi harus bisa merayu teman sekasur, kemudian teman sedapur, teman sesumur, dan teman sedulur. Artinya, setelah deklarasi ini para alumni PMII ini harus bergerak dan mencari suara dari orang terdekat, mulai teman sekasur kalau memang sudah menikah atau teman sekamar, kemudian teman sedapur dalam hal ini ibu, saudara, hingga tetangga-tetangga yang dekat.

Jika alumni-alumni PMII setelah deklarasi hanya berdiam diri, berarti deklarasi yang dilakukan saat ini tidak ada gunanya. Untuk itu, perlu kerja keras untuk melanjutkan kepemimpinan dengan melanjutkan prestasi yang diperoleh, kemudian melakukan inovasi terhadap program-program yang sudah ada. "Hidup inikan dinamis, jika kita tidak melakukan inovasi maka kehidupan akan stagnan bahkan mati," jelas Gus Ipul.

Namun, Gus Ipul merasa sangat yakin terhadap tekad yang dimiliki para alumni PMII ini. Menurut dia, kedatangan 22 perwakilan kabupaten/kota merupakan niat yang tulus dari hati untuk memenangkan pasangan calon Gus Ipul-Puti. Apalagi saat ini tren kepopuleran Puti mengalami peningkatan drastis.

"Kalau saya dipercaya memimpin Jatim tentunya saya akan meneruskan prestasi yang sudah diraih dan melakukan inovasi-inovasi dalam kebijakan," aku dia.

Diantara program yang menjadi prioritas adalah mengangkat Pulau Madura menjadi lebih maju dan setara dengan kabupaten/kota lain. Selain itu, mengangkat perekonomian wilayah selatan juga menjadi program yang menjadi prioritas, karena daerah-daerah tersebut sangat tertinggal dibandingkan Surabaya dan daerah-daerah sekeliling Surabaya, seperti Sidoarjo, Gresik, Pasuruan, maupun Malang.

"Kita lihat Surabaya serba kecukupan, tetapi kalau kita lihat Madura serba kekurangan, termasuk wilayah di selatan, serba kekurangan. Untuk itu saya buat program Satria Madura dan Tebar Jala sebagai bentuk upaya mensejahterakan masyarakat sana," kata Gus Ipul.

(mdk/hhw)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP