Datangi bekas basis Santoso, Mensos bagi-bagi sembako & mesin jahit
Merdeka.com - Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa mengunjungi Dusun Taman Jeka, Desa Ratalemba, Poso yang merupakan zona merah bekas basis teroris Santoso, kemarin. Dalam kunjungannya, Khofifah memberikan bantuan sebanyak 39 mesin jahit dan tiga mesin obras untuk sejumlah kelompok usaha bersama (KUBE) di Taman Jeka dan Uerarulu.
Mensos juga memberikan 200 paket sembako untuk ibu-ibu di dusun tersebut. Bantuan mesin jahit juga diberikan kepada keluarga Santoso dan pengikutnya.
Setelah pemberian bantuan mesin jahit, Kementerian Sosial juga akan memberikan pelatihan menjahit bagi para penerima bantuan. Tujuannya agar penerima bantuan yang mayoritas perempuan bisa mandiri, kreatif dan bisa menghasilkan produk layak jual. Sehingga bisa membantu menambah perekonomian keluarga dengan jalan mengembangkan usaha kecil.
"Bantuan ini bagian dari upaya pemerintah melalui Kementerian Sosial melakukan resosialisasi dan reintegrasi 'masyarakat khusus'," kata Khofifah dalam siaran pers, Sabtu (18/12).
Resosialisasi dan reintegrasi tersebut, kata Mensos, merupakan bagian dari upaya menciptakan keserasian sosial. Mengingat Taman Jeka merupakan zona merah bekas basis Santoso dan simpatisannya. Harapannya, 'masyarakat khusus' itu bisa kembali berbaur dengan masyarakat umum dan melupakan masa lalunya.
"Sasaran bantuan campur. Ini untuk membangun kegotongroyongan dan saling menguatkan," katanya.
Sedangkan, terkait upaya menumbuhkan perekonomian masyarakat setempat, Khofifah meminta agar bantuan mesin jahit tersebut bisa dipergunakan sebaik-baiknya untuk meningkatkan pendapatan masyarakat Taman Jeka dan Uerarulu.
"Jadi industri kreatif juga berkembang, tidak hanya sektor agro pertanian. Ke depan, masyarakat bisa lebih mandiri dan berdaya," tuturnya.
Khofifah mengatakan, pemerintah melalui Kementerian Sosial mengucurkan bantuan sosial ke Sulawesi Tengah hingga Rp 402,5 miliar. Khusus untuk Kabupaten Poso, jumlah bansos yang disalurkan sebanyak Rp 36,9 miliar.
Bantuan sosial yang disalurkan terdiri dari Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Eks Tim-tim, Bansos Disabilitas, Bansos Lansia, Beras Sejahtera, Bantuan Kube, Bansos Keserasian Sosial, dan Bantuan Hibah Dalam Negeri.
Menurut Khofifah, Di Kabupaten Poso, PKH menjangkau sebanyak 9.878 keluarga dengan nilai Rp 11,9 miliar. Ada penambahan sebanyak 5117 keluarga penerima manfaat baru. (mdk/dan)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya