Dampak Larangan Mudik, Terminal Mangkang Semarang Sepi Pengunjung
Merdeka.com - Terminal Mangkang Semarang terpantau sangat sepi lantaran larangan mudik di tengah wabah virus Corona. Hingga kini akses transportasi dari dan menuju Semarang tetap dibuka. Meski begitu, mobilitas warga terpantau menurun.
Dari pantauan di lapangan, tidak terpantau adanya calon penumpang di loket pembelian tiket. Bus-bus yang menunggu penumpang juga kosong, hanya terlihat beberapa bus terpakir di sudut terminal.
Koordinator Lalu Lintas Terminal Mangkang, Rohmadi mengatakan, kondisi terminal sepi sejak pemberlakuan larangan mudik akibat dampak Corona. Sebelumnya, Terminal Mangkang dilalui ratusan bus per hari. Namun, sejak adanya pandemi, aktivitas bus bisa diitung.
"Jumlah bus yang keluar masuk turun drastis. Biasanya 100 lebih bus keluar masuk, sekarang hanya beberapa trayek bus yang beroperasi. Bahkan bus trans semarang, trans Jateng dikurangi jam operasionalnya," katanya saat diwawancara di lokasi, Jumat (24/4).
Kapolsek Tugu Kompol I Ketut Rahman mengatakan, sepinya bus yang mengangkut penumpang mudik melintas terminal Mangkang karena sudah adanya larangan mudik dari pemerintah.
"Jadi sudah tiga hari ini bus antar kota antar provinsi tidak terlihat melintas Semarang khususnya terminal mangkang. Ada kemungkinan sudah ada penutupan jalur dari jalur barat," kata I Ketut.
(mdk/fik)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya