Curug Cikaso kerap dijadikan tempat ritual mencari kekayaan
Merdeka.com - Cerita mistis kerap dikait-kaitkan dengan sebuah tempat atau lokasi. Hal itu pula yang terjadi pada Curug Cikaso, Cibitung, Kabupaten Sukabumi.
Cerita mistis itu diperoleh Tim Ekspedisi Menyapa Indonesia dari merdeka.com dan Portrait Of Indonesia setelah mengunjungi curug yang berlokasi sekitar 100 km dari kota Sukabumi itu, Rabu (14/1).
Menurut Koordinator rekreasi curug Cikaso, Supriyatno (48), banyak orang yang memiliki tujuan 'lain' untuk datang ke curug Cikaso. Mereka datang dari berbagai kota seperti Jakarta dan Bandung.
Mereka biasanya datang pada malam hari dan meminta sesuatu kepada penunggu gaib curug. Dari tiga curug yang ada, biasanya Curug Asepan, yang diyakini ditunggui oleh Nyai Blorong, yang menjadi tujuan pengunjung untuk meminta sesuatu.
"Banyak yang menyalahgunakan. Mereka minta macam-macam. Ada yang minta disembuhin penyakit, minta kaya, jodoh, jabatan," katanya kepada wartawan merdeka.com, Mardani.
Biasanya pengunjung tersebut mengadakan ritual di dekat curug Asepan. Ritual biasanya dilakukan pada tengah malam saat warga sudah tak ada di sekitar curug.
Menurutnya, ada salah satu warga desa yang juga melakukan praktik meminta-minta kepada gaib di curug itu. Warga itu dikenal kaya raya dan kerap membagi-bagikan uang kepada warga sekitar.
Masyarakat dan tokoh ulama setempat akhirnya mengetahui warga itu melakukan praktik yang tidak dibenarkan oleh agama. Saat itu, warga memergokinya tengah melakukan ritual di dekat curug.
"Akhirnya kemarin warga sama MUI melarang (dia melakukan ritual lagi). Kita bacain Alquran, kita suruh bertaubat," katanya.
(mdk/ian)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya