Cuaca Buruk di Samarinda Sebabkan Pohon Tumbang dan Gangguan Penerbangan

Sabtu, 9 November 2019 19:04 Reporter : Saud Rosadi
Cuaca Buruk di Samarinda Sebabkan Pohon Tumbang dan Gangguan Penerbangan Dampak cuaca buruk di Samarinda. ©2019 Merdeka.com

Merdeka.com - Hujan deras disertai angin kencang mengakibatkan banyak pohon tumbang di sejumlah ruas jalan, serta menimpa instalasi jaringan PLN Samarinda. Tidak hanya itu, penerbangan juga terganggu.

Cuaca buruk terjadi merata di wilayah Samarinda mulai pukul 10.00 WITA. Selain pohon tumbang, sejumlah jalan tergenang hingga banjir dengan ketinggian air mencapai 50 cm.

"Tim relawan gabungan bergerak memantau kawasan mana saja yang terendam banjir. Data terus kami perbaharui, dan ada 15 ruas jalan tergenang hingga banjir," kata salah satu koordinator relawan Info Taruna Samarinda, Joko Iswanto kepada merdeka.com, Sabtu (9/11).

Kawasan yang terendam antara lain di Jalan Ahmad Yani, Jalan Damanhuri, Jalan Pasundan, Jalan Gunung Merbabu serta Jalan KH Usman Ibrahim. "Termasuk akses Jalan DI Panjaitan, jalan menuju ke bandara (Bandara APT Pranoto)," ujar Joko.

"Kami juga memantau ada lima pohon ambruk berukuran besar di lima ruas jalan. Memang selain hujan deras, juga angin sangat kencang," tambah Joko.

Penerbangan yang terdampak menuju dan dari Bandara Aji Pangeran Tumenggung (APT) Pranoto Samarinda adalah Batik Air ID7281 dari Jakarta (HLP), dan Lion Air JT666 serta JT314 dari Surabaya (SUB). Keduanya terpaksa mengalihkan pendaratan ke Balikpapan (BPN).

Dua penerbangan lain Wings Air 1484 tujuan Berau (BEJ) dan Xpress Air XN636 rute Tanjung Selor (TJS) juga terpaksa delay, lantaran jarak pandang berada di bawah minimal 5.000 meter. Cuaca berangsur membaik sekira pukul 15.00 WITA.

"Penerbangan menuju dan dari Samarinda terdampak cuaca buruk," kata Kasi Pelayanan dan Operasional Bandara APT Pranoto Samarinda Rora Ardian. [cob]

Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini