Charles Honoris Sebut Kontribusi Warga Glodok Buat Negara Tak Kalah sama Rizal Ramli

Selasa, 19 November 2019 10:23 Reporter : Ya'cob Billiocta
Charles Honoris Sebut Kontribusi Warga Glodok Buat Negara Tak Kalah sama Rizal Ramli Politisi PDIP Charles Honoris. Istimewa

Merdeka.com - Menteri BUMN Erick Thohir meminta mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok untuk memimpin salah satu BUMN. Pro kontra terjadi di masyarakat. Mantan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Rizal Ramli menilai banyak sosok yang menurutnya lebih pantas ketimbang Ahok.

Dalam salah satu unggahan twitter di akun resmi Rizal Ramli, dia mengkritik rencana Ahok bakal memimpin salah satu BUMN. Bahkan dia menggunakan ungkapan 'kelas Glodok' dalam komentarnya tersebut.

Menanggapi hal itu, anggota DPR dari Fraksi PDIP Charles Honoris mempertanyakan maksud Rizal Ramli (RR) dalam penggunaan 'kelas Glodok'.

"Kalimat RR bukan hanya tendensius, analoginya pun menurut saya dangkal sekali, apa yang dimaksud dengan kelas glodok? Apa itu enggak merendahkan?" ujar Charles di Jakarta, Selasa (19/11).

Charles sebagai anggota DPR mewakili salah satunya daerah Glodok melihat, warga di sana sama mulianya dengan warga lain, entah itu pedagang, karyawan, pekerja kasar maupun pemuka agama.

"Dan mungkin kontribusi mereka buat negara enggak kalah sama RR yang mungkin hanya lebih kencang saja teriaknya," terangnya.

1 dari 1 halaman

Ahok Ditawari Posisi di BUMN

Ahok bertemu dengan Menteri BUMN Erick Thohir di kantor Kementerian BUMN, Rabu (13/12).

Pertemuan yang berlangsung selama kurang lebih 1,5 jam tersebut membahas tawaran Menteri Erick kepada Ahok untuk menjabat di salah satu BUMN.

"(Tadi) bicara soal BUMN dan saya mau dilibatkan di salah satu BUMN, itu aja," ujarnya singkat saat ditemui awak media di Kantor BUMN.

Selanjutnya Ahok mengatakan, dia juga belum mengetahui pasti kapan dia bakal secara resmi bergabung dengan BUMN. Namun, dia memperkirakan kemungkinan hal itu dilakukan bulan Desember mendatang.

"Mungkin nanti Desember atau November saya tidak tahu. Mungkin tanya ke Pak Menteri," kata Ahok.

Ketika ditanya kesediaan menjabat di BUMN, Ahok menjawab siap membantu demi negara. "Saya kalau buat negara, ya, saya mau. Apa aja untuk bantu negara saya mau," ujar Ahok. [cob]

Baca juga:
Luhut Soal Serikat Pekerja Pertamina Tolak Ahok: Emang Dia Siapa
Sepak Terjang Erick Thohir di BUMN, Mulai dari Panggil Ahok Hingga Hapus Eselon I
Setelah Ahok, Kini Erick Thohir Panggil Chandra Hamzah ke Kementerian BUMN
Istana Sebut Ahok Tak Perlu Keluar dari PDIP Jika Jabat Bos BUMN
Status Eks Napi Ahok Dipermasalahkan, Mahfud Tegaskan Bos BUMN bukan Jabatan Publik
Buya Syafii Soal Ahok akan Jadi Bos BUMN: Kenapa Tidak? Dia Pekerja Keras & Lurus

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini