Cerita tim penyelam lawan arus kuat bawah laut cari Lion Air JT610

Jumat, 2 November 2018 21:57 Reporter : Merdeka
Cerita tim penyelam lawan arus kuat bawah laut cari Lion Air JT610 Pencarian Lion Air JT 610. ©2018 Merdeka.com/Iqbal S. Nugroho

Merdeka.com - Perairan Karawang yang menjadi lokasi jatuhnya Pesawat Lion Air JT610 memiliki arus bawah laut yang kuat. Tim penyelam berjibaku dan ekstra kerja keras dalam upaya pencarian korban dan badan burung besi tersebut.

"Jadi kami dapat bagian di sekitar KM VICTORY. Itu dari kapal Basarnas. Tapi untuk kendala saat ini, di bawah arusnya kuat. Jadi kami masih melihat situasi. Tadi kendalanya arus kuat," tutur penyelam dari Gegana Satuan Brimob Polda Metro Jaya AKP Ibrahim Sajak di Perairan Karawang, Jawa Barat, Jumat (2/11).

Ibrahim mengaku sudah lima hari menyisir lokasi jatuhnya Lion Air bersama 18 penyelam Polri lainnya. Sejauh ini mereka menembus kedalaman 35 meter dengan halangan ketebalan lumpur sekitar 2 meter.

"Untuk jarak pandangnya masih bisa dilihat. Tetapi karena kendala arusnya saja. Dua sampai tiga meter masih kelihatan," jelas dia.

Penyelam Polri berkoordinasi dengan Badan SAR Nasional (Basarnas) khususnya mengikuti instruksi titik koordinat pencarian. Sejauh ini, mereka sudah menemukan banyak barang milik korban, puing pecahan pesawat dan sejumlah potongan bagian tubuh.

"Arus saja. Susah kami. Tetapi tetap ceritanya keselamatan dulu yang kami utamakan. Kami kadang-kadang menunggu. Tetapi ini kan operasi gabungan, kami menunggu perintah Kabasarnas. Sembari menunggu kami coba ke titik-titik lain," beber Ibrahim.

Dalam sehari, tim penyelam bisa tiga sampai empat kali terjun melawan derasnya arus bawah laut. Dengan kapasitas tabung yang terbatas, mereka hanya dapat bertahan 10 sampai 15 menit di bawah air.

"Untung saja kami pakai tali agar tidak terbawa arus. Tetapi kami juga harus melihat keselamatan anggota," Ibrahim menandaskan.

Reporter: Nanda Perdana Putra
Sumber: Liputan6.com [eko]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini