Cerita Penjahit Langganan Jokowi Diminta Jahit 15 Kemeja Batik untuk Kampanye
Merdeka.com - Tahap pencoblosan Pemilu 2019 sudah di depan mata. Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah menetapkan kampanye rapat umum terbuka akan dilakukan selama 21 hari, yakni sejak 24 Maret hingga 13 April 2019.
Agar tampil meyakinkan, Calon Presiden nomor urut 01 Joko Widodo (Jokowi) telah menyiapkan kemeja khusus. Sebanyak 15 baju batik lengan panjang dengan berbagai motif tengah dikerjakan oleh penjahit yang menjadi langganan Jokowi sejak menjabat Wali Kota Solo. Yakni Arjuna Tailor, di Jalan Ahmad Yani No 1, Kelurahan Gilingan, Kecamatan Banjarsari.
"Pak Jokowi pesan 15 kemeja batik. Kainnya dari beliau, saya tinggal jahit saja. InsyaAllah besok Senin sudah jadi semua," ujar pemilik Arjuna Tailor, Suparto, kepada merdeka.com, Jumat (8/3).
Suparto mengatakan ke-15 baju tersebut antara lain bermotif mega mendung, kawung, jempol jari dan #01. Selain merah, Jokowi juga melengkapi koleksi baju batiknya dengan warna kuning, hijau dan biru. Sebanyak 9 batik berwarna merah, kemudian kuning, biru dan hijau masing-masing dua potong.
"Saya ditelpon Mas Anto (Haryanto, kakak kandung Iriana Jokowi) tanggal 1 Maret lalu. Beliau ndhawuhi (minta) saya membuatkan baju batik lengan panjang untuk Pak Jokowi. Bajunya katanya mau digunakan untuk kampanye," jelasnya.
Pada keesokan harinya, lanjut Suparto, Anto datang ke rumahnya dengan membawa 15 potong kain batik yang akan dijahitkan. Suparto mengaku tak menemui kendala saat mengerjakan pesanan orang nomor satu di Indonesia itu. Apalagi, dirinya sudah terbiasa membuat baju yang dikenakan Presiden Jokowi.
"Kalau ukuran Pak Jokowi kan sudah ada. Proses pembuatannya saya dibantu 3 karyawan. Mereka memang khusus menjahit baju batik," katanya.
Menurut Suparto, ketiga karyawannya itu juga pernah menjahit baju pesanannya Jokowi. Untuk ongkos jahitan, Suparto mematok harga sebesar Rp 150 ribu. Namun karena jumlah baju yang dijahitkan cukup banyak, dia memberikan potongan harga sebesar Rp 25 ribu per potong.
"Pak Jokowi kan sudah lama langganan di sini. Jadi nanti saya beri diskon. Beliau cukup bayar satu bajunya Rp 125 ribu saja. Kalau digratiskan, beliau tidak mau, jadi tetap harus bayar," pungkas Suparto.
(mdk/ray)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya