Cerita pemuda pesantren geleng-geleng kepala saat tahu harga Ferrari

Sabtu, 31 Januari 2015 23:33 Reporter : Darmadi Sasongko
Cerita pemuda pesantren geleng-geleng kepala saat tahu harga Ferrari mobil sport mewah. ©2015 merdeka.com/darmadi sasongko

Merdeka.com - Muhammad Afif (42) begitu terkagum-kagum saat melihat mobil-mobil Ferrari terparkir di pinggiran Balai Kota hingga Hotel Tugu Malang. Dengan gayanya yang lugu sempat menanyakan pada seorang fotografer tentang harga mobil tersebut. Decak kagum keluar dari mulutnya, seolah tidak bisa membayangkan seberapa banyak uang tersebut.

Afif sendiri saat itu mendapat tugas penggalian dana untuk pembangunan Taman Pendidikan Quran (TPQ) di kampungnya di Kecamatan Rembang, Kabupaten Pasuruan. Sambil bertanya, dia juga menyodorkan kotak sumbangan.

Ia juga tertarik mendekat ke halaman hotel untuk sekedar menyodorkan kotak sumbangan. Beberapa pemilik mobil mewah itu juga mengisi, bahkan dengan lembaran uang Rp 20.000, namun Afif tak menyangka beberapa orang rela menghamburkan uangnya demi memiliki kendaraan tersebut.

"Mobilnya mahal-mahal ya sampai miliaran, kalau punya satu saja sudah bisa untuk membuat pesantren," katanya sambil memeluk kota amal, Sabtu (31/1).

Para pemilik 50 Ferrari saat itu sedang sarapan sekaligus menggelar gathering bertema Weekend Drive Touring dari Surabaya menuju Malang dan Batu. Acara tersebut digelar oleh Ferrari Jakarta dengan mengumpulkan beberapa pemilik Ferrari dari Jakarta dengan pemilik di Surabaya dan Malang untuk jalan-jalan.

Harga sebuah mobil Ferrari paling murah Rp 5 miliar, dan untuk membeli type yang terbaru, Ferrari Berlinetta F12 harus merogoh kocek sekitar Rp 12 miliar. Bagi mereka yang memiliki katong tebal tidak sedikit yang membeli lebih dari satu.

Innez Lawry, juru bicara Ferrari Jakarta di Hotel Tugu Malang, Sabtu (31/1) mengungkapkan, beberapa customer-nya memiliki lebih dari satu kendaraan. Mereka rata-rata dari kalangan pengusaha yang secara finansial memang memiliki penghasilan lebih.

Tentu bukan kapasitas jika sekadar untuk gaya hidup, tanpa ditopang pendapatan yang lebih. "Rata-rata pengusaha, kalau dari kalangan pejabat dan artis sepertinya hampir tidak ada. Kebanyakan dari kalangan pengusaha," tegasnya.

Innez menolak untuk mengeluarkan list harga mobil, namun berjanji akan mengirimkan lewat e-mail. Mereka tidak banyak menggunakan mobilnya di jalanan, memang ada tipe yang khusus untuk jalanan, selain yang selama ini dikenal sebagai mobil balap.

Sejatinya memang tidak hanya Ferrari, ada sejumlah mobil mewah yang juga terpakir di sekitar bunderan alun-alun. Nampak mobil Hammer, Camaro, Force, Lamborghini, BMW dan Mercy yang harganya juga selangit.

Kita tentu tidak lupa mobil-mobil serupa juga banyak disita oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai barang bukti. Barang mewah dengan harga puluhan miliar memang tidak jarang sebagai sarana untuk pencucian uang dan gratifikasi.

Tentu tidak menjadi persoalan bagi siapapun untuk memilikinya, sepanjang dengan jalan yang halal dan sesuai prosedur, termasuk pajak yang harus dibayar kepada negara.

Bagi yang belum memiliki, semoga bisa bersabar, tanpa harus korupsi dan bisa bersikap arif seperti Muhammad Afif. [tyo]

Topik berita Terkait:
  1. Mobil Mewah
  2. Ferrari
  3. Malang
Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini