hot issue

Cerita Mantan Kapolres OKU Timur Terima Duit Rp10 Miliar

Minggu, 19 Juni 2022 08:02 Reporter : Henny Rachma Sari
Cerita Mantan Kapolres OKU Timur Terima Duit Rp10 Miliar Sebut Pihak Lain Nikmati Fee Proyek di Musi Banyuasin, Perwira Polda Sumsel Ajukan JC. ©2022 Merdeka.com/Irwanto

Merdeka.com - AKBP Dalizon dicopot dari jabatannya sebagai Kapolers Ogan Komering Ulu (OKU) Timur. Perwira Menengah (Pamen) Polri tersandung kasus korupsi yang menyeret anak mantan Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Alex Noerdin, Dodi Reza.

Saat itu, ia tengah menjabat sebagai Kasubdit Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sumsel yakni sekira tahun 2020.

Dalam dakwaan, Jaksa Penuntut Umum (JPU) menyebutkan ada gratifikasi yang diterima atas paket proyek di Dinas PUPR Musi Banyuasin tahun anggaran 2019 dengan total fee Rp10 miliar. Uang tersebut diberikan seseorang di dalam dua kardus ke rumah terdakwa di Palembang.

Modus

Modusnya, dengan cara memaksa Kepala Dinas PUPR Musi Banyuasin Herman Mayori untuk memberikan fee sebesar 5 persen terkait penyidikan di Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Sumsel. Terdakwa mengancam akan melanjutkan penyidikan jika permintaannya tidak dikabulkan.

Fee tersebut masing-masing Rp5 miliar dengan tujuan tidak melanjutkan penyidikan dan sisanya untuk pengamanan agar tidak ada aparat penegak hukum lain melakukan penyidikan atas upaya tindak pidana korupsi di dinas itu.

Aliran Dana ke Atasan

Setelah uang diberikan, terdakwa tetap memproses kasus itu dengan administrasi abal-abal. Perbuatan jahat terdakwa bertujuan untuk mendapatkan uang dari proyek di Musi Banyuasin.

JPU menyebut aliran fee proyek diterima Anton Setiawan yang saat itu menjabat Direktur Reskrimsus Polda Sumsel. Anton diberikan uang oleh terdakwa Dalizon sebesar Rp4,750 miliar.

Kata Polda Sumsel

Saat dikonfirmasi, Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Supriadi membenarkan isi dakwaan JPU terhadap AKBP Dalizon.

"Kami sampaikan itu benar adanya bahwa ada oknum Polda yang menerima aliran dana tersebut, terhadap oknum tersebut saat ini sedang ditangani oleh Bareskrim Mabes Polri," kata Supriadi saat dikonfirmasi, Selasa (25/1).

Pun, AKBP Dalizon telah diproses Propam Mabes Polri. Ia mempersilakan penyidik dari Mabes Polri melakukan pemeriksaan terhadap anggota Polda Sumsel yang kedapatan turut serta dengan aksi AKBP Dalizon.

"Kalau butuh saksi yang diperiksa lagi tidak menutup kemungkinan, tapi yang ditangani Mabes Polri baru AKBP Dalizon. Tugas Polri memberikan pelayanan ke masyarakat, kalau memang harus diproses, ya diproses, jangan ada kepentingan," ungkapnya. [rhm]

Baca juga:
Ini Awal Mula Terbongkarnya Kasus Korupsi PNBP di Polres Blora
Ini Video Polisi India Tembaki Warga Muslim Protes Nabi Muhammad Dihina, Brutal!!!
Kasus AKBP Brotoseno, Polri Tunggu Hasil Revisi Perkap Sebelum Ajukan PK
Lama Tak Terlihat, Ini Tugas Baru Ipda Heri Gondrong Si Pemburu Bandit & Preman

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini