Cerita Kapolsek Menes Kena Tusuk Teroris Saat Lindungi Wiranto

Jumat, 11 Oktober 2019 16:35 Reporter : Dwi Prasetya
Cerita Kapolsek Menes Kena Tusuk Teroris Saat Lindungi Wiranto Kapolsek Menes Kompol Daryanto. ©2019 Merdeka.com/Dwi Prasetya

Merdeka.com - Kapolsek Menes Kompol Daryanto turut menjadi korban dalam insiden penusukan Menkopolhukam Wiranto, ia diserang terduga teroris Fitri Andriani (21) saat berusaha mengamankan mantan Panglima TNI tersebut.

Daryanto bercerita, saat penyerangan berlangsung dia tepat berada di depan Wiranto untuk melakukan pengamanan, tiba-tiba muncul dari sebelah kiri Syahril Alamsyah alias Abu Rara (31) menerobos pengamanan dan menusuk Wiranto, secara refleks dia pun mendorong pelaku hingga tersungkur bersama ajudan Wiranto.

Kemudian, Wiranto yang terjatuh karena terkena tusukan langsung dinaikan ke kendaraan untuk dilakukan evakuasi ke klinik Menes. Saat proses evakuasi, tiba-tiba istri pelaku Fitri Andriani langsung menyerang secara membabi buta dari arah belakang dengan pisau belati sehingga ia terluka dengan lima tusukan.

Dalam kondisi terluka ia sempat menendang pelaku hingga terjatuh. Lalu pelaku berhasil dibekuk oleh aparat kepolisian yang lain.

"Setelah itu akhirnya kita semua membantu Pak Wiranto dibawa ke mobil, saya mengantisipasi barisan pejabat, saya enggak melihat karena banyak orang nonton helipad, saya membalikkan punggung saya ditusuk dari belakang, saya berbalik arah dia terus menyerang berpakaian jilbab hingga baju sobek-sobek," kata Daryanto saat berbincang-bincang di Rumah Sakit Sari Asih, Serang, Jumat (11/10).

Setelah pelaku berhasil dilumpuhkan dan digelandang ke Polsek, dia berjalan sejauh 500 meter ke Puskesmas Menes dengan luka tusukan di punggung dan perut untuk mendapat perawatan. Tiba di Puskesmas dia langsung di tolong oleh anggota Satpol PP yang sedang berjaga.

"Terus ke puskesmas jalan kaki sejauh 500 meter, kebetulan ada anggota pengamanan di perempatan saya dibantu berjalan dibawa ke sana akhirnya sampai sana dibantu satpol PP," katanya.

Setelah mendapat perawatan pertama di puskes, lalu dia dievakuasi ke RSUD Berkah Pandeglang. Atas permintaan keluarga akhirnya dia dirujuk ke RS Sari Asih Serang untuk mendapatkan perawatan secara intensif. [ded]

Topik berita Terkait:
  1. Wiranto Diserang
  2. Pandeglang
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini