Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Cerita Kampus ISI Yogya dijual di OLX

Cerita Kampus ISI Yogya dijual di OLX Kampus ISI Yogyakarta. ©olx.co.id

Merdeka.com - Kampus merupakan tempat menimba ilmu para mahasiswa. Di sana lah semua mahasiswa akan mendapat gelar yang didambakan.

Namun, bagaimana jika kampusnya akan dijual? Tentu itu peristiwa yang jarang terjadi dan akan membuat kecewa mahasiswanya. Sebab, dengan alasan apapun lembaga pendidikan tidak pantas 'diperjualbelikan'.

Akan tetapi itu yang terjadi di Kampus Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta. Kampus tersebut dijual disitus iklan jual beli online OLX. Entah siapa yang tega memasang iklan tersebut hingga kini belum diketahui.

Bagaimana cerita Kampus ISI Yogya dijual di OLX? Berikut rangkuman beritanya:

Kampus ISI Yogyakarta ditawarkan di situs jual beli online Rp 1 M

yogyakarta ditawarkan di situs jual beli online rp 1 m rev2Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.com

Sebuah iklan menawarkan Kampus Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta membuat heboh. Iklan itu dipasang di situs jual beli OLX sejak Jumat (27/2) lalu. Sang pemasang iklan dengan dengan ID isi_jogja menjual Kampus ISI dengan harga Rp 1 miliar.Alasan penjualan kampus milik Negara tersebut pun dijelaskan dalam postingan tersebut."Butuh dana secepatnya untuk membayar gaji karyawan honorer/kontrak, karena kehabisan anggaran sehingga tidak bisa membayar gaji semua karyawan honorer/ kontrak walopun gaji dibawah UMR," tulis akun isi_jogja di OLX.Tak hanya itu, pemosting iklan juga meyakinkan dengan kalimat "ini iklan serius, bukan main-main, dengan mengharap pembeli yang minat serius juga."Tak tanggung-tanggung pemosting juga mencantumkan nomor telpon kampus ISI Yogyakarta dalam iklannya.Pembantu Rektor II ISI Yogyakarta, Siswadi yang dikonfirmasi menegaskan iklan tersebut palsu. "Coba dilogika saja, masak kampus punya negara itu dijual di online, kalau swasta mungkin," katanya pada merdeka.com di gedung rektorat ISI Yogyakarta, Senin (2/3).Berikut ini iklan postingan lengkap iklan penjualan kampus ISI Yogyakarta di OLX:Dijual cepat:Sebagian atau keseluruhan kampus ISI Yogyakartaalasan dijual:Butuh dana secepatnya untuk membayar gaji karyawan honorer/kontrak, karena kehabisan anggaran sehingga tidak bisa membayar gaji semua karyawan honorer/ kontrak walopun gaji dibawah UMR.keterangan:ini iklan serius, bukan main-main, dengan mengharap pembeli yang minat serius juga.Yang dijual diutamakan sebagian saja dan yang belum ada bangunan/gedungnya, tapi jika ada pembeli yang berminat membeli beserta gedung/bangunan (atau mungkin beserta isi bangunan), asal harga cocok bisa dibicarakan. Kalo bahkan ada yang berminat membeli keseluruhan kampus ISI, asal harga cocok, bisa dibicarakan juga.khusus peminat serius, tidak menanggapi orang iseng.telp:02743791330274373659Untuk lebih baiknya, untuk peminat diharap datang langsung ke gedung rektorat baru ISI Yogyakarta (jalan Parangtritis KM6.5) pada hari kerja (Senin-Jum'at) dan pada jam kerja (08.00-14.00) agar bisa berbicara langsung dengan pejabat ISI Yogyakarta.Harga dan tawar menawar dibicarakan langsung di tempat.sekali lagi ini iklan serius, bukan iklan main-main.Terimakasih OLX

Pihak rektorat benarkan karyawan belum gajian

benarkan karyawan belum gajian rev2Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.com

Munculnya iklan penjualan Kampus ISI Yogyakarta di OLX diduga dilakukan oleh orang dalam kampus sendiri. Sebab, dalam postingan tersebut dijelaskan alasan penjualan kampus karena belum dibayarnya gaji karyawan honorer di kampus tersebut."Butuh dana secepatnya untuk membayar gaji karyawan honorer/kontrak, karena kehabisan anggaran sehingga tidak bisa membayar gaji semua karyawan honorer/ kontrak walaupun gaji di bawah UMR," tulis pemosting iklan di OLX yang tidak diketahui identitasnya.Menanggapi hal tersebut, Pembantu Rektor II ISI Yogyakarta, Siswadi membenarkan isi postingan tersebut. Menurutnya, sudah sejak bulan Januari 2015, para karyawan honorer belum menerima gaji karena alasan administrasi."Ini tahun anggaran baru, ada pergantian bendahara juga di sini, pergantian bendahara itu membutuhkan SK dari menteri. Jadi belum dibayar bukan karena kita tidak ada uang, tapi karena ada proses pergantian itu" katanya pada merdeka.com, Senin (2/3).

Pihak rektorat bantah jual Kampus ISI Yogya

bantah jual kampus isi yogya rev2Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.com

Kampus Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta tiba-tiba muncul di situs iklan jual beli online OLX. Dalam iklan itu, Kampus yang berada di kota gudeg tersebut dijual seharga Rp 1 miliar.Hal itu pun langsung ditanggapi oleh pihak kampus. Pembantu Rektor II ISI Yogyakarta, Siswadi membenarkan isi postingan tersebut. Menurutnya, sudah sejak bulan Januari 2015, para karyawan honorer belum menerima gaji karena alasan administrasi.Akan tetapi dia membantah perihal penjualan itu. Menurutnya, karyawan belum digaji bukan karena tidak ada uang akan tetapi karena ada pergantian bendahara."Kalau ada yang posting seperti itu saya tidak tahu apa sebabnya, karena karyawan semua sudah kami beritahu kalau proses pencairan gaji masih berjalan, bukan karena kita nggak punya uang," kata Siswadi.

Mahasiswa kecewa jika kampus ISI Yogya dijual

jika kampus isi yogya dijual rev2Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.com

Ditawarkannya kampus ISI Yogyakarta di situs jual beli OLX seharga Rp 1 miliar membuat mahasiswa kampus seniman tersebut sedih. Mereka merasa tidak seharusnya orang memasang iklan sembarangan di OLX apalagi kampus milik negeri.Bayu Sejati, mahasiswa Fakultas Media Rekam ISI Yogyakarta mengaku kecewa dengan iklan tersebut. Kalau benar dijual, dia khawatir maka akan menjadi masalah bagi mahasiswa."Saya merasa kecewa ada iklan dijual kampus ISI, entah apa maksudnya, tapi itu melukai kami, sedih rasanya," katanya pada merdeka.com, Senin (2/3).Hal serupa juga diungkapkan oleh Aragani Timur Kanistren alumni kampus ISI Yogyakarta. Dia merasa sedih ada iklan seperti itu di OLX."Semoga seseorang yang kelewat nyeni itu bisa melakukan hal-hal positif," ujarnya.Sementara itu Santo Ari alumni ISI Yogyakarta mengatakan iklan tersebut hanyalah ulah orang yang sakit hati dengan kampus."Itu paling cuma ulah orang yang sakit hati dengan kampus. Nggak ada alasan untuk jual kampus, wong mahasiswanya banyak. Lagian kan itu milik pemerintah. Kampus indah nan permai, sayang untuk dijual, kalau pun dijual dan saya ada uangnya pasti saya beli," tuturnya lalu tertawa.

(mdk/hhw)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP