Cegah Penyebaran Corona, Ganjar Larang Penggunaan Karpet di Masjid
Merdeka.com - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo memastikan pasien yang meninggal dunia positif covid-19 di RSUD Moewardi Solo diketahui sempat berkunjung ke masjid. Dia meminta Dinas Kesehatan Solo untuk melakukan pengecekan.
"Untuk di Solo sendiri, tim Dinkes sudah melakukan tracking ke tempat-tempat itu. Bahkan kita minta keterangan saudara korban, dan rekan dekatnya untuk menanyakan tempat mana yang sempat disinggahi," kata Ganjar Pranowo kepada wartawan di Semarang, Jumat (14/3).
Untuk mengantisipasi penularan merebaknya virus corona, Ganjar melarang pengelola masjid di wilayah Jawa Tengah untuk sementara menggunakan karpet.
"Jadi jangan pakai karpet dulu, lantai masjid juga dibersihkan dengan dilap dulu dengan disinfektan," jelasnya.
Seperti diketahui, virus corona dinyatakan sudah masuk ke Jawa Tengah. Sebanyak dua pasien yang dirawat di RSUD Moewardi punya riwayat perjalanan menghadiri seminar di Bogor pada 25 hingga 29 Februari 2020. Sehari kemudian, kedua pasien itu mengeluhkan pilek dan batuk.
Setelah menjalani perawatan di rumah sakit di Surakarta, Kedua pasien ini dirujuk ke RS Moewardi pada Minggu (8/3). Salah satu dari pasien meninggal dunia pada Rabu (11/3) setelah sehari sebelumnya Dokter RS Moewardi mengirim sampel cairan mereka ke Jakarta untuk diuji, hasilnya positif corona. Sementara pasien satu lagi masih menunggu hasil laboratorium.
(mdk/cob)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya