Cegah Jatuh Korban, Urkes Polresta Kediri Cek Kesehatan Petugas Pemilu

Kamis, 25 April 2019 02:05 Reporter : Imam Mubarok
Cegah Jatuh Korban, Urkes Polresta Kediri Cek Kesehatan Petugas Pemilu Personel Polresta Kediri jaga pengitungan suara dites kesehatan. ©2019 Merdeka.com/Imam Mubarok

Merdeka.com - Banyaknya petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) dan pengawas pemilu yang meninggal akibat kelelahan mendorong Urkes Polresta Kediri melakukan patroli kesehatan pada anggota ke polisian dan petugas penghitungan suara tingkat kecamatan yang sedang bertugas melakukan penghitungan suara pada Rabu (24/4). Pemeriksaan kesehatan petugas PPK di wilayah hukum Polresta Kediri.

"Pemeriksaan yang dilakukan meliputi pemeriksaan tensi dan pemberian vitamin dan obat sesuai diagnosa," kata Paurkes Polresta Kediri, Ipda Minarmi pada merdeka.com.

Minarmi menuturkan, langkah ini sebagai upaya antisipasi dan untuk meminimalisir jatuhnya korban. Dari hasIl pemeriksaan yang dilakukan, ada tujuh personel polisi yang menderita hipertensi, satu personel mengidap ISPA, tiga personel mengalami sakit pusing dan satu personel mengalami dermatins atau alergi.

Selain Urkes Polresta Kediri, tim kesehatan Puskesmas Mojoroto Kota Kediri juga ikut mendampingi. Petugas puskesmas mengadakan cek kesehatan (fisik) untuk anggota Polri dan petugas PPK serta Bawaslu.

Diberitakan, Komisi Pemilihan Umum (KPU) memperbarui data petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) yang meninggal dunia pada saat penyelenggaraan Pemilu 2019. Sampai 23 April sore, tercatat 119 orang meninggal dunia.

"Berdasar data yang kami himpun hingga pukul 16.30 WIB, petugas kami yang mengalami kedukaan ada 667 orang, 119 meninggal dunia," kata Komisioner KPU, Viryan Aziz, di Gedung KPU RI, Selasa (23/4).

Petugas yang sakit tercatat 548 petugas sehingga total petugas terkena musibah 667 orang. "Terdapat di 25 provinsi," ucapnya. [noe]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini