Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Cabuli Tiga Murid, Seorang Pelatih Taekwondo di Solo Dipecat

Cabuli Tiga Murid, Seorang Pelatih Taekwondo di Solo Dipecat Ilustrasi borgol. ©2014 Merdeka.com/Arie Basuki

Merdeka.com - DS (44) atau Donny Susanto, seorang pelatih Taekwondo di Solo, harus menerima imbas pemecatan usai diduga melakukan tindak pencabulan terhadap tiga muridnya. DS dicopot dari keanggotaan Pengurus Besar Taekwondo Indonesia (PBTI) Kota Solo usai ditangkap polisi.

Dia otomatis tidak boleh beraktivitas di seluruh lingkungan kegiatan Taekwondo.Ihwal pemecatan disampaikan pelatih senior Taekwondo Indonesia (TI) Solo, Tanu Kismanto Sabtu (25/3). Menurutnya, sesuai AD/ART, keanggotaan seseorang akan gugur dengan sendirinya jika sudah melakukan pelanggaran hukum.

"Di AD/ART (Anggaran dasar dan anggaran rumah tangga) sudah jelas keanggotaan akan gugur dengan sendirinya, jika anggota tersebut sudah melanggar hukum, dan itu secara nasional sampai dengan PBTI pusat," ujar Tanu.

Tanu mengaku prihatin atas kejadian yang dilakukan mantan Ketua Pengurus Kota (Pengkot) Taekwondo Indonesia Solo tersebut.

"Ya, DS baru saja demisioner pada Desember 2022 lalu sejak menjabat dari tahun 2018. Kami semua tentu sangat prihatin," katanya.

Dikatakannya, hingga saat ini belum ada putusan terkait status Donny yang telah ditangkap jajaran Polresta Surakarta. Menurut dia keputusan resmi mengenai status itu berada di tangan PBTI.

"Kami shock atas persoalan yang terjadi ini. Selama empat tahun kepengurusan DS, Taekwondo di Solo seolah-olah terpecah belah dan komunikasi antarpelatih pun terputus, sehingga kami juga sulit melakukan kontrol," bebernya.

Bersama para pelatih lain, Tanu berencana melakukan pembenahan terhadap kondisi yang menampar wajah TI Solo ini. Apalagi, prestasi Solo termasuk unggul dalam cabang olahraga taekwondo.

"Dalam waktu dekat, harusnya ada Muskot (Musyawarah Kota) TI Solo, karena kepengurusan periode lama sudah berakhir Desember lalu. Kami akan adakan pertemuan-pertemuan rutin antarpelatih lagi, untuk saling kontrol kegiatan," tandasnya.

Terkait Dojang tempat mengajar Donny di Gilingan, Banjarsari, Solo, Tanu mempersilakan para orang tua untuk memilih sanggar latihan lain. Pihaknya menyayangkan bila latihan anak-anak terhenti karena kasus ini.

"Kegiatan berlatih atlet yang berprestasi nanti kami akan berkonsolidasi dengan para pelatih. Juga para orang tua mungkin juga didampingi KPAI untuk menenangkan, meyakinkan secara psikologis dari anak-anak itu. Kita terbuka terserah orang tua akan melanjutkan berlatih di mana," pungkasnya.

(mdk/cob)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP
Seorang Pesilat di Jatim Terima Tantangan Duel, Ternyata Dikeroyok hingga Meninggal
Seorang Pesilat di Jatim Terima Tantangan Duel, Ternyata Dikeroyok hingga Meninggal

Kasus kekerasan diduga melibatkan dua perguruan silat kembali terjadi di Banyuwangi, Jawa Timur.

Baca Selengkapnya
Diduga Lakukan Pelecehan Seksual, Ketua DPC PSI Gubeng Surabaya Ditangkap Polisi
Diduga Lakukan Pelecehan Seksual, Ketua DPC PSI Gubeng Surabaya Ditangkap Polisi

Diduga melakukan pelecehan seksual terhadap seorang gadis, REM (44) ditangkap polisi.

Baca Selengkapnya
PDIP Putuskan Tak Usung Bobby Nasution di Pilgub Sumut, Ini Alasannya
PDIP Putuskan Tak Usung Bobby Nasution di Pilgub Sumut, Ini Alasannya

Ketua DPD PDI Perjuangan Sumut Rapidin Simbolon meyakini partainya bisa mengalahkan Bobby Nasution pada Pilkada Sumut 2024.

Baca Selengkapnya
Kamu sudah membaca beberapa halaman,Berikut rekomendasi
video untuk kamu.
SWIPE UP
Untuk melanjutkan membaca.
Dua Pelajar Diduga Pelaku Penembakan Pesawat di Dekai Ditangkap, Anggota KKB?
Dua Pelajar Diduga Pelaku Penembakan Pesawat di Dekai Ditangkap, Anggota KKB?

Polisi menangkap dua pelajar berinisial MH dan GB atau GE

Baca Selengkapnya
Anggota Berkumis Bertemu Jenderal Polisi Bintang Dua, Akhirnya Terungkap Cerita 15 Tahun Lalu
Anggota Berkumis Bertemu Jenderal Polisi Bintang Dua, Akhirnya Terungkap Cerita 15 Tahun Lalu

Berikut momen anggota berkumis bertemu Jenderal Polisi Bintang Dua.

Baca Selengkapnya
Pemuda 24 Tahun Diduga Jadi Penyokong Dana Sindikat Tembakau Sintetis di Bogor
Pemuda 24 Tahun Diduga Jadi Penyokong Dana Sindikat Tembakau Sintetis di Bogor

Polisi juga berhasil meringkus dua orang lain yakni GBH (20) di SPBU Bintaro, Pondok Aren, Tangerang Selatan, Banten.

Baca Selengkapnya
Belasan Pelajar Pelaku Tawuran di Tangerang Ditangkap Polisi, Celurit hingga Pedang Disita
Belasan Pelajar Pelaku Tawuran di Tangerang Ditangkap Polisi, Celurit hingga Pedang Disita

Belasan Pelajar Pelaku Tawuran di Tangerang Ditangkap Polisi, Celurit hingga Pedang Disita

Baca Selengkapnya
Sosok Anggota TNI ini Lucunya Minta Ampun, Latihan Turun Tebing Nyangkut Sukses Bikin Semua Pelatih Tertawa Ngakak
Sosok Anggota TNI ini Lucunya Minta Ampun, Latihan Turun Tebing Nyangkut Sukses Bikin Semua Pelatih Tertawa Ngakak

Momen lucu prajurit TNI nyangkut saat sedang ikuti latihan terjun dari tebing.

Baca Selengkapnya
Simpan Sabu, Anggota DPRD Ditangkap BNN NTT
Simpan Sabu, Anggota DPRD Ditangkap BNN NTT

RW ternyata salah satu anggota Komisi III DPRD Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Baca Selengkapnya