Cabuli 65 siswanya, guru SD di Surabaya diciduk polisi
Merdeka.com - Kota Surabaya, Jawa Timur, tersentak atas kasus pencabulan yang dilakukan seorang guru SD terhadap 65 siswanya. Guru SD tersebut berinisial MHS (29), warga Surabaya dan semua korbannya adalah murid laki-laki yang masih kelas IV.
"Tersangka ini wali kelas anak SD, korbannya seabrek-abrek. Dan yang mengadu (korban) kurang lebih ada 65 anak. Semuanya murid laki-laki dari tersangka," kata Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Machdud Arifin di Mapolda Jawa Timur, Kamis (22/2).
Dari hasil pendalaman Unit Renakta Subdit IV Ditreskrimum Polda Jawa Timur usai mendapat laporan dari para orangtua korban, ternyata aksi tersangka dilakukan di beberapa tempat. Seperti di kolam renang, di dalam bus. Bahkan pernah di dalam kelas.
"Sudah ada beberapa orangtua dan korban yang dimintai keterangan. Nantinya, karena korbannya banyak dan masih anak-anak, sudah pasti diterapkan pemberatan hukuman," tegas jenderal polisi dua bintang ini.
Sementara tersangka di hadapan penyidik membantah tudingan orangtua murid-muridnya itu. Dia ngotot tidak pernah melakukan pencabulan dan tidak pernah mengiming-imingi para anak didiknya untuk melakukan apa yang dituduhkan kepadanya. Apalagi berbuat tak senonoh kepada 65 muridnya.
Hanya saja, tersangka mengaku memang pernah menyuruh empat muridnya duduk di depan. "Enggak diapa-apain, cuma disuruh duduk di depan saja. Itu sebetulnya enggak banyak, cuma karena ada laporan yang lain dianggapnya banyak," dalih tersangka yang terus ngotot tak bersalah.
(mdk/ded)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya