Bupati Cellica Minta Warga Karawang Tidak Ikut Aksi 22 Mei
Merdeka.com - Bupati Karawang Cellica Nurachadiana mengimbau agar warganya tidak ikut dalam gerakan people power pada 22 Mei, saat pengumuman hasil pemilu oleh KPU. Karena, dia menilai, aksi tersebut tidak sesuai dengan konstitusi.
"Kondisi aman dan kondusif telah berhasil kita ciptakan bersama selama Pileg dan Pilpres di Karawang, saya minta untuk terus dilanjutkan. Jangan ikut-ikutan terpengaruh seruan gerakan people power," ucap Cellica, Senin (20/5) usai peringatan Hardiknas ke 111 di Plaza Pemda Karawang.
Bupati menjelaskan, kegiatan yang tidak sesuai, jangan diikuti oleh masyarakat, sebab hal ini akan menjadikan kondisi semakin tidak nyaman. Bupati juga mengajak masyarakat di bulan Ramadan ini harus senantiasa menjaga kerukunan dan toleransi.
"Mari kondisi yang aman dan kondusif ini tetap kita jaga, sehingga Karawang ini tentram, masyarakat tidak usah ikut ikut gerakan-gerakan yang aneh-aneh," ujarnya.
Menurut dia, masyarakat Karawang juga harus mempercayakan hasil pemilu kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU). Sebab yang melatar belakangi People Power dan ini merupakan persoalan politik yang harus diselesaikan dengan cara-cara konstitusional.
Masih kata Celllica Nurachdiana, adanya upaya gerakan people power oleh sekelompok orang atau pihak tertentu, sebenarnya tidak perlu dilakukan, karena KPU sebagai penyelenggara Pemilu serentak 2019 sangat terbuka dalam bekerja sehingga hasilnya pun bisa diakses oleh siapapun.
"Walaupun Pemilu ini terdapat beberapa kelemahan, tetapi mari kita terima hasilnya dari KPU. Saya kira kan sudah ada Mahkamah Konstitusi (MK), TNI, Polri," tuturnya.
(mdk/rnd)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya