Bupati Anas Ajak Tokoh Agama Perhatikan Pendidikan Anak

Minggu, 14 Juli 2019 20:20 Reporter : Anwar Khumaini
Bupati Anas Ajak Tokoh Agama Perhatikan Pendidikan Anak Bupati Anas Ajak Tokoh Agama Perhatikan Pendidikan Anak. ©2019 Merdeka.com

Merdeka.com - Akses informasi yang semakin mudah dan canggih dewasa ini, menjadikan anak-anak lebih melek terhadap ilmu pengetahuan. Dengan berbekal handphone, mereka bisa mengakses apapun. Tak terkecuali hal-hal yang negatif seperti halnya pornografi, radikalisme dan berbagai tindak kriminalitas daring (cyber crime).

Fenomena tersebut menjadi perhatian Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas saat bertemu para tokoh agama dalam acara halal bi halal PCNU Banyuwangi bersama Ormas Islam dan Lintas Iman di PP. Rabithatul Islam, Jenisari, Genteng, Minggu (14/7).

"Anak-anak saat ini tidak boleh dipandang sebelah mata. Mereka bisa mengakses informasi lebih banyak dibanding masa kecil kita lebih dulu. Jika tidak diajak bicara sedini mungkin, jangan heran kalau mereka tumbuh tak sesuai dengan harapan kita," ungkap Anas.

Anas mencontohkan keterlibatan anak-anak muda dalam tindak terorisme. Mengutip data Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), ia menyebutkan mereka terpapar virus radikalisme sejak belia.

©2019 Merdeka.com

"Tidak perlu ditraining secara langsung. Anak-anak ini, terpapar radikalisme dari HP mereka langsung. Tidak hanya sekadar persoalan ideologi, bahkan cara cepat merakit bom, diajarkan cukup dengan youtube atau media sosial lainnya," jelas Anas.

Untuk itu, jika para tokoh agama ingin mempertahankan corak kehidupan beragama yang damai dalam bingkai Pancasila, perlu mengajak bicara anak-anak sejak belia. "Jangan hanya orang tua yang diceramahi, anak-anak juga perlu. Karena mereka semua adalah pemilik masa depan beberapa tahun ke depan," ungkap Anas.

©2019 Merdeka.com

Salah satu rekomendasi Bupati Anas adalah mengajak para tokoh agama datang ke sekolah-sekolah. Baik yang masih SD atau SMP. "Beri arahan, motivasi, dan inspirasi. Mungkin, apa yang kita katakan sekarang tak bisa langsung dilihat hasilnya. Tapi, yakinlah hal tersebut akan mempengaruhi cara pandangnya," papar Anas.

Acara halal bi halal sendiri tak hanya dihadiri oleh keluarga besar Nahdlatul Ulama Banyuwangi. Tapi, juga dihadiri oleh PD Muhammadiyah Banyuwangi, DPD LDII Banyuwangi, dan sejumlah tokoh lintas iman. [paw]

Topik berita Terkait:
  1. Berita Banyuwangi
  2. Jakarta
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini