Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Buntut moratorium proyek elevated, pengerjaan Tol BORR seksi II B disetop

Buntut moratorium proyek elevated, pengerjaan Tol BORR seksi II B disetop

Merdeka.com - Pengelola Jalan Tol Lingkar Luar Bogor atau Bogor Outer Ring Road (BORR) PT Marga Sarana Jabar menghentikan sementara pengerjaan tol layang seksi II B Kedungbadak-Simpang Yasmin. Penghentian dilakukan menyusul keluarnya moratorium dari tiga kementerian pascainsiden di proyek jalan Tol Bekasi-Cawang-Kampung Melayu (Becakayu).

Direktur Utama PT Marga Sarana Jabar, Hendro Atmodjo, mengatakan selama masa penghentian kerja itu, tim audit bentukan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) yang terdiri dari Komite Keselamatan Kontruksi, Asosiasi Kontraktor Indonesia, dan Konsultan Independen, akan memeriksa seluruh pengerjaan konstruksi tol layang tersebut.

"Tim audit mengevaluasi dalam rangka menjamin keamanan dan keselamatan kerja. Poin-poin yang diaudit seperti keselamatan kontruksi, standar operasional prosedur (SOP), design, metode kerja, dan pengawasan," ucap Hendro, Rabu (21/2).

Padahal, saat ini enam buah box girder masih menggantung di satu lajur dan jelas sangat membahayakan. PT Marga Sarana Jabar berharap pengerjaan bisa dilanjutkan karena jika dihentikan justru makin membahayakan bagi kendaraan yang melintas di bawah.

"Itu tidak aman untuk kendaraan di bawah, takutnya terjadi sesuatu. Maka perlu dilakukan pengamanan-pengamanan terhadap kegiatan tersebut, terutama terhadap lalu lintas di Jalan Sholeh Iskandar," sebutnya.

Sementara itu, Project Manager PT Wijaya Karya (WIKA), Ali Afandi, memastikan proyek pekerjaan Tol BORR seksi II B ini dapat rampung sesuai target, meski terkena dampak moratorium penghentian sementara. Rencananya, Tol BORR akan dioperasikan pada April 2018.

Ali menyebut, saat ini pengerjaan proyek telah mencapai 98,5 persen atau hanya menyisakan sekitar 50 meter dari pembangunan konstruksi proyek jalan tol BORR seksi II B sepanjang 2,65 kilometer.

Bentang penyelesaian sepanjang 50 meter itu, sambungnya, bisa dikerjakan paling lama sekitar dua pekan dengan sistem jembatan box girder.

"Dampaknya tidak terlalu besar. Bila dalam sehari atau sampai tiga hari dihentikan, kemudian pengerjaan dilanjutkan kembali, kami pastikan masih on the track," tuturnya.

(mdk/lia)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP