Buntut Kebakaran di Langkat, Pabrik dan 3 Cabang PT Kiat Unggul Ditutup

Senin, 24 Juni 2019 14:51 Reporter : Yan Muhardiansyah
Buntut Kebakaran di Langkat, Pabrik dan 3 Cabang PT Kiat Unggul Ditutup Ilustrasi kebakaran. ©2015 Merdeka.com/firewatch.co.uk

Merdeka.com - Pabrik Induk PT Kiat Unggul di Diski, Sunggal, Deli Serdang, Sumut, ditutup menyusul kebakaran lokasi perakitan mancis atau korek gas yang menewaskan 30 orang di Langkat, Jumat (21/6) siang. Dua cabang pabrik di Langkat juga turut dipasangi garis polisi.

Kapolres Binjai AKBP Nugroho Tri Yulianto memaparkan, pabrik induk PT Kiat Unggul yang memproduksi mancis di Diski Sunggal, sebenarnya memiliki izin. Tenaga kerjanya pun terdaftar di Dinas Tenaga Kerja dan BPJS.

Namun, perusahaan itu ternyata juga membuka 3 cabang pabriknya di kawasan Langkat. Selain yang terbakar di Desa Sambirejo, juga ada cabang lain di Desa Perdamaian, Kecamatan Binjai, dan Desa Banyumas, Kecamatan Stabat. Ketiganya tidak memiliki izin.

"Semua operasionalnya sudah kita tutup, termasuk pabrik induk, untuk kita lakukan pemeriksaan," jelas Nugroho.

Penyidik masih mendalami alasan perusahaan memisah lokasi perakitan korek gas itu dengan pabrik induknya.

"Apa mungkin ini untuk menghindari pajak, bisa jadi untuk menghindari jaminan sosial karyawan, bisa jadi untuk mengupah karyawannya di bawah UMR, karena rata rata pekerjanya hanya mendapat upah antara Rp500 ribu hingga Rp700 ribu," jelas Nugroho.

Polisi masih mengembangkan penyidikan terkait kasus kebakaran ini. Mereka mendalami produk mancis yang dikeluarkan PT Kiat Unggul, seperti merek dan standarisasinya. "Produk yang mereka keluarkan merek 'TOKE', dan tabungnya lebih tipis," sebut Nugroho.

PT Kiat Unggul menjadi perhatian setelah salah satu cabang pabriknya, yang menjadi lokasi perakitan mancis, di Jalan Tengku Amir Hamzah, Dusun IV Desa Sambirejo, Kecamatan Binjai, Langkat, Sumut, terbakar, Jumat (21/6) siang. Sebanyak 30 orang tewas, mengenaskan dalam peristiwa ini. [did]

Topik berita Terkait:
  1. Kebakaran
  2. Jakarta
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini