Buku Presiden Solusi yang ditulis Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI Muhammad Qodari, Asisten Khusus Presiden Bidang Komunikasi dan Analisis Kebijakan Dirgayuza Setiawan, serta Asisten Khusus Presiden Bidang Analisis Data Strategis Agung Gumilar Saputra merekam berbagai kebijakan dan langkah penyelesaian masalah yang dilakukan Presiden Prabowo Subianto selama 1,5 tahun pertama masa pemerintahannya.
Buku tersebut merangkum 108 solusi yang disebut telah dihadirkan pemerintah dalam menjawab berbagai tantangan nasional, sekaligus mendokumentasikan arah transformasi yang tengah dijalankan.
Muhammad Qodari mengatakan gagasan penyusunan buku berangkat dari upaya merekam secara sistematis berbagai kebijakan Presiden Prabowo yang dinilai memiliki dampak bagi masyarakat.
"Menuju Presiden, menuju Bapak Transformasi Bangsa, rekam jejaknya kita catat di buku 'Presiden Solusi' ini. Ada 108 solusi dan akan terus bertambah karena ini baru data awal," ujar Qodari dalam acara Launching & Bedah Buku Presiden Solusi: Problem Solving ala Presiden Prabowo Subianto di University Club Jakarta, Senin (8/6).
Menurut Qodari, buku tersebut disusun sebagai dokumentasi atas berbagai solusi kebijakan yang telah dijalankan pemerintah dan akan terus berkembang seiring berjalannya masa kepemimpinan Presiden Prabowo.
"Buku 'Presiden Solusi' menunjukkan bagaimana Presiden Prabowo menghadirkan solusi atas berbagai persoalan masyarakat," ujarnya.
Sementara itu, Dirgayuza Setiawan menjelaskan bahwa penyusunan buku tersebut juga dilandasi kesadaran untuk mendokumentasikan perjalanan kebijakan pemerintah sebagai bagian dari catatan sejarah.
Ia mengaku terinspirasi oleh biografi Ted Sorensen, penulis pidato Presiden Amerika Serikat John F. Kennedy, yang menekankan pentingnya peran orang-orang di sekitar presiden dalam merekam perjalanan kepemimpinan.
Menurut Dirgayuza, tim yang bekerja di lingkungan kepresidenan memiliki tanggung jawab untuk mencatat berbagai keputusan dan kebijakan yang lahir selama masa pemerintahan.
"Bagi orang-orang yang bekerja di kantor Presiden, kalian memiliki beban sejarah untuk menuliskan dan merekam sejarah kemenangan," ujar Dirgayuza.
Advertisement
Kesenjangan Pemahaman Publik
Ia juga menilai masih terdapat kesenjangan pemahaman publik terhadap berbagai program prioritas pemerintah. Masyarakat, menurutnya, mengenal sejumlah program besar Presiden Prabowo, tetapi belum sepenuhnya memahami latar belakang dan persoalan yang ingin diselesaikan melalui program-program tersebut.
"Publik tahu Pak Prabowo punya program Makan Bergizi Gratis, Koperasi Merah Putih, Sekolah Rakyat, dan program (prioritas) lainnya, namun belum memahami kenapa program-program itu lahir dan masalah apa yang ingin diselesaikan," katanya.
Advertisement
Format Sederhana
Karena itu, buku Presiden Solusi disusun dengan format yang sederhana dan mudah dipahami masyarakat. Buku tersebut menampilkan persoalan yang dihadapi, solusi yang ditempuh pemerintah, serta perbandingan kondisi sebelum dan sesudah kebijakan dijalankan.
Melalui pendekatan tersebut, para penulis berharap publik dapat melihat berbagai program pemerintah secara lebih utuh dan sistematis, sekaligus memahami arah kebijakan yang tengah dijalankan dalam proses pembangunan nasional.