Bukan Akhir, Wabup Pacitan Dorong 41 Pensiunan Pacitan Berkarya untuk Masyarakat: Apa Rahasianya Tetap Produktif?
Wakil Bupati Pacitan Gagarin Sumrambah mendorong 41 Pensiunan Pacitan Berkarya dan aktif berkontribusi. Pensiun bukan akhir, melainkan awal pengabdian baru. Apa pesan pentingnya?
Wakil Bupati Pacitan, Gagarin Sumrambah, baru-baru ini menyerahkan Surat Keputusan (SK) pensiun kepada 41 Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemkab Pacitan. Acara penting ini berlangsung di ruang pertemuan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) setempat.
Dalam kesempatan tersebut, Gagarin secara tegas mendorong para PNS yang memasuki masa purna tugas ini agar tetap aktif berkarya dan terus memberikan kontribusi positif bagi masyarakat. Beliau menekankan bahwa pensiun bukanlah akhir dari pengabdian, melainkan sebuah permulaan baru.
Pesan inspiratif ini disampaikan pada Selasa, saat SK pensiun untuk periode November hingga Desember 2025 diserahkan. Gagarin berharap para Pensiunan Pacitan dapat memanfaatkan pengalaman mereka untuk kegiatan sosial dan komunitas.
Pensiun Bukan Akhir, Melainkan Awal Pengabdian Baru
Wabup Gagarin Sumrambah menyampaikan pesan kuat kepada 41 Pensiunan Pacitan. Beliau menegaskan bahwa masa pensiun bukanlah tanda berakhirnya dedikasi seorang abdi negara. Sebaliknya, ini adalah kesempatan emas untuk memperluas lingkup pengabdian mereka.
"Pensiun bukan akhir pengabdian, tetapi awal kesempatan berbuat lebih luas," kata Gagarin. Ia menyoroti banyaknya kegiatan sosial, keagamaan, dan komunitas positif yang memerlukan pemikiran serta pengalaman berharga dari para pensiunan. Kontribusi mereka sangat dinantikan oleh masyarakat.
Pemerintah daerah juga memberikan apresiasi tinggi atas dedikasi para aparatur sipil negara ini. Bentuk penghargaan tersebut berupa kenaikan pangkat pengabdian satu tingkat lebih tinggi. Ini merupakan pengakuan atas prestasi yang telah mereka ukir selama bertugas.
"Prestasi bapak ibu sebagai abdi negara patut disyukuri," ujarnya. Gagarin menekankan bahwa pengabdian para Pensiunan Pacitan selama ini telah memberikan dampak signifikan. Oleh karena itu, masyarakat Pacitan patut berterima kasih atas sumbangsih mereka.
Komposisi Pensiunan dan Harapan untuk Masa Depan
Dari total 41 penerima SK pensiun, mayoritas berasal dari sektor pendidikan. Sebanyak 23 orang adalah tenaga pendidikan yang telah mendedikasikan diri untuk mencerdaskan generasi penerus bangsa di Pacitan. Peran mereka sangat vital dalam pembangunan sumber daya manusia.
Sementara itu, 18 penerima SK lainnya merupakan tenaga non-pendidikan. Kelompok ini terdiri dari tiga tenaga kesehatan yang telah melayani masyarakat, lima pejabat struktural yang mengelola pemerintahan, dan sepuluh tenaga teknis yang mendukung berbagai operasional. Keberagaman ini menunjukkan luasnya cakupan pengabdian para Pensiunan Pacitan.
Gagarin memandang purna tugas sebagai momentum berharga untuk pengembangan diri. Ia menyarankan para pensiunan untuk memperdalam ilmu, meningkatkan ibadah, dan memperluas peran sosial mereka. Ini adalah waktu yang tepat untuk mengejar minat dan passion yang mungkin tertunda.
"Tidak ada kata purna dalam berkarya. Ini awal pengabdian baru di masyarakat," tegas Gagarin. Dengan semangat ini, diharapkan para Pensiunan Pacitan dapat terus menjadi teladan. Mereka bisa menginspirasi banyak orang dengan semangat berkarya tanpa batas usia.
Sumber: AntaraNews