Buat beli obat asam urat, mbah Prapto nekat berjualan ciu

Rabu, 20 Juli 2016 17:22 Reporter : Arie Sunaryo
Buat beli obat asam urat, mbah Prapto nekat berjualan ciu kakek penjual ciu ditangkap. ©2016 merdeka.com/arie sunaryo

Merdeka.com - Seorang kakek di Solo bernama Prapto Sutrisno (64) ditangkap aparat Polsek Banjarsari, Solo. Prapto ditangkap karena menjual minuman keras ciu. Uniknya, pria yang akrab dipanggil mbah Prapto ini sudah berulang kali ditangkap dan menjalani hukuman tipiring akibat perbuatannya.

Kepada petugas kepolisian, dia mengaku nekat menjual minuman keras karena untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Selain itu untuk membeli obat asam urat lantaran dia menderita penyakit tersebut.

"Saya sudah tiga kali ditangkap polisi karena jual miras," aku Susilo dalam gelar perkara di Mapolsek Banjarsari, Rabu (20/7).

Polisi juga menangkap basah satu temannya bernama Bagus Sarsito alias Susilo (32). Akibat perbuatannya kedua warga Bibis Baru, Nusukan, Banjarsari, Solo tersebut diamankan petugas Polsek Banjarsari saat melakukan operasi penyakit masyarakat (Pekat).

Kapolsek Banjarsari, Kompol Wawan Purwanto mengatakan, kedua pelaku sudah beberapa kali ditangkap polisi karena kasus penjualan miras. Dari kedua pelaku pihaknya mengamankan barang bukti miras sebanyak 106 liter.

"Hari ini juga mereka akan disidang tipiring (tindak pidana ringan) ke Pengadilan Negeri Solo," ucapnya.

Sementara itu, mbah Prapto mengaku miras dagangannya dijual degan harga Rp 15 ribu per botol ukuran kecil. Sedangkan untuk ukuran besar dijual Rp 20 ribu.

Lebih lanjut Wawan menjelaskan, kedua tersangka ditangkap pada 19 Juli 2016 sekitar pukul 17.00 WIB. Penangkapan berdasarkan laporan warga yang resah dengan aktivitas keduanya.

"Kami akan meminta Hakim menjatuhkan hukuman lebih berat, karena mereka sudah berulangkali tertangkap. Ini untuk memberikan efek jera," katanya. [cob]

Topik berita Terkait:
  1. Miras
  2. Surakarta
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini