BRIN Waspadai Potensi Tsunami Akibat Erupsi Gunung Anak Krakatau

Jumat, 13 Mei 2022 12:52 Reporter : Fikri Faqih
BRIN Waspadai Potensi Tsunami Akibat Erupsi Gunung Anak Krakatau Gunung Anak Krakatau. ©2022 Merdeka.com/Antara

Merdeka.com - Kepala Pusat Riset Teknologi Hidrodinamika Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Widjo Kongko mengimbau, masyarakat untuk mewaspadai potensi tsunami akibat erupsi Gunung Anak Krakatau.

Dia mengungkapkan, berdasarkan data dan hasil pengamatan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Badan Geologi, terdapat peningkatan aktivitas Gunung Anak Krakatau dari Waspada atau Level 2 ke Siaga atau Level 3.

"Ini menunjukkan adanya potensi ke arah erupsi dan dapat berpotensi menimbulkan tsunami," katanya di Jakarta, Jumat (13/5).

Untuk perkiraan besar kecilnya dampak tsunami, Widjo mengatakan, tergantung dari pemicu sumbernya, yakni seberapa besar aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau dan volume longsoran kaldera atau lava yang dimuntahkan.

Menurutnya, hasil kajian pemodelan tsunami yang telah dilakukan untuk kejadian erupsi akhir 2018 dapat dijadikan acuan untuk potensi tsunami ke depan apabila ada erupsi Gunung Anak Krakatau, terutama memprediksi waktu tiba tsunami di pantai dan perkiraan tingginya.

Widjo menuturkan pemerintah telah berupaya membuat program mitigasi tsunami dari tingkat hulu hingga hilir. Sebagai contoh, di tingkat hulu terdapat sistem peringatan dini apabila akan terjadi tsunami dan diseminasi informasi untuk meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat.

Di tingkat hilir, sudah dilakukan penyiapan jalur evakuasi, tempat evakuasi (selter) dan panduan perencanaan evakuasi. Meskipun demikian, korban tsunami masih tetap ada seperti yang pernah terjadi di Selat Sunda di akhir 2018.

Seperti dilansir dari Antara, dia menerangkan, program mitigasi tsunami yang telah ada belum mencukupi, sehingga perlu ditingkatkan pada masa mendatang.

"Saya kira publik juga perlu mendapatkan informasi secara mendetail terkait dengan potensi ancaman tsunami di lokasi di mana mereka tinggal dan tentu saja informasi lainnya terkait dengan jalur evakuasi dan tempat evakuasi sementara," tutup Widjo. [fik]

Baca juga:
Hoaks Tsunami Beredar, Bupati Serang Pastikan Pantai Anyer Aman untuk Wisatawan
BMKG: Potensi Tsunami Akibat Erupsi Gunung Anak Krakatau Menurun
Badan Geologi Sebut Aktivitas Gunung Anak Krakatau sudah Mereda
Airnav Soal Gunung Anak Krakatau Siaga: Tak Ada Rute & Jadwal Penerbangan Terdampak
Gunung Anak Krakatau Siaga, Tim SAR Disiagakan di Selat Sunda

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini