Bobol kontrakan anak angkat, ayah gondol sound system dan gitar
Merdeka.com - Seorang pria paruh baya, Buni Adi (51), membobol kontrakan yang dihuni anak angkatnya. Dari aksinya, pelaku membawa kabur dua unit sound system ukuran besar, gitar, laptop, dan sertifikat tanah.
Buruh bangunan itu beraksi di kontrakan korban Jalan Pangeran Ayin, Kenten, Sako, Palembang, 20 Mei 2017. Kebetulan, sejak seminggu sebelumnya korban tidak berada di rumah karena sedang keluar kota.
Kedekatan mereka dimanfaatkan tersangka untuk mengelabui pemilik kontrakan. Dengan alasan disuruh anak angkatnya, tersangka meminjam palu untuk merusak kunci pintu kontrakan.
Aksi santai tersangka tak sampai di situ saja. Begitu mengobrak-abrik isi kontrakan, tersangka juga menyempatkan tidur-tiduran sambil menunggu mobil pikap yang disewanya untuk mengangkut barang curian datang.
"Kontrakan itu punya anak angkat saya. Saya mencuri barang-barang, tapi waktu itu diketahui pemilik kontrakan, saya pinjam palu segala," ungkap tersangka Buni di Mapolsek Sako Palembang, Selasa (6/6).
Tersangka mengaku nekat menggondol barang-barang itu lantaran hendak dijual oleh pacar anak angkatnya. Padahal, sound system dan gitar itu merupakan pemberian tersangka kepada korban.
"Emosi saja yang saya beri malah mau dijual pacarnya, enak saja," akunya.
Kapolsek Sako Palembang Kompol Ahmad Firdaus mengungkapkan, tersangka ditangkap menindak lanjuti laporan korban dan berkat keterangan pemilik kontrakan yang sempat meminjami palu ke tersangka. Dari rumah tersangka di Kelurahan 18 Ilir, Kecamatan Ilir Timur II, Palembang, ditemukanlah seluruh barang bukti.
"Motifnya dendam, tersangka tidak terima barang-barang yang sudah diberikan justru dijual orang lain. Tapi apapun alasannya, itu tindak pidana, masuk dalam pencurian," tukasnya.
(mdk/gil)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya