BNPT Akui Diminta Bantu Profiling Saat Tes Wawasan Kebangsaan Pegawai KPK

Kamis, 27 Mei 2021 16:53 Reporter : Muhammad Genantan Saputra, Lia Harahap
BNPT Akui Diminta Bantu Profiling Saat Tes Wawasan Kebangsaan Pegawai KPK Kepala BNPT di Ponpes Al Mukmin Ngruki. ©2020 Merdeka.com

Merdeka.com - Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) mengakui diminta Badan Kepegawaian Negara (BKN) ikut membantu dalam 'profiling' tes Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) pegawai KPK. Hal itu disampaikan Kepala BNPT, Boy Rafli Amar.

"Peran BNPT dalam TWK yang dilakukan BKN, kami diminta untuk membantu untuk 'profiling' dalam tes CPNS," kata Boy Rafli dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi III DPR RI di Kompleks Parlemen, Jakarta. Demikian dikutip dari Antara, Kamis (27/5).

Menurut dia, BNPT telah menugaskan salah satu unit kerja di institusi mereka untuk melakukan 'profiling' seperti yang diminta BKN.

Boy menambahkan, karena peserta TWK tersebut lebih dari 1.000 orang maka setelah dilakukan diskusi, bukan hanya BNPT yang ikut membantu proses 'profiling' tersebut.

"Kami menugaskan petugas setingkat Eselon 3 untuk bersama-sama dengan Tim BKN untuk melakukan 'profiling'. Personel kami yang bergabung di bawah koordinasi BKN sebagai assesor," ujarnya.

Meski ikut membantu dalam hal 'profiling', Boy menegaskan terkait siapa yang lulus dan tidak lulus pada saat TWK merupakan mekanisme yang telah ditetapkan BKN sebagai penyelenggara tes tersebut.

Dalam RDP tersebut, anggota Komisi III DPR RI Aboe Bakar Al Habsyi meminta klarifikasi BNPT terkait kabar yang beredar bahwa lembaga tersebut disebut sebagai pihak yang dilibatkan dalam TWK pegawai KPK.

Dia menanyakan apakah BNPT membantu dalam membuat materi TWK atau dilibatkan sebagai tim asesor dalam tes tersebut.

Baca juga:
ICW Sebut 51 Pegawai KPK yang Dipecat Bukan Teroris
Datangi Komnas HAM, Wadah Pegawai KPK Bawa Bukti Kejanggalan Proses TWK
Dewas Pastikan Proses Dugaan Pelanggaran Etik Firli Bahuri Cs
Penyidik KPK Nilai Pemecatan 51 Pegawai Bentuk Pembangkangan Arahan Presiden

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini