BNPB: Selain Hujan, Bencana di Lebak Karena Galian Tambang
Merdeka.com - Banjir bandang menerjang sebuah wilayah di Lebak, Banten. Basarnas setempat mengidentifikasi dua orang meninggal dan enam lainnya masih hilang.
Menurut Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana atau BNPB, Letjen TNI Doni Monardo selain disebabkan hujan yang lebat. Banjir bandang yang menerjang Labak juga dikarenakan galian tambang.
"Tambang-tambang tersebut menampung air dengan debit yang tinggi," jelas Doni di Gudang BNPB, Bekasi, Sabtu (4/1).
Doni tidak menyebutkan tambang tersebut jenis apa. Namun ia mengatakan letak tambang itu ada di kawasan Taman Nasional Halimun Salak.
Di samping itu, ia melanjutkan kemungkinan juga penyebabnya adalah terjadi penyumbatan aliran sungai di sekitar wilayah tersebut.
"Anak-anak sungai yang ada di bagian hulu, mungkin ada penutupan aliran air. Dan tidak kuat lagi akhirnya pecah. Dan itulah yang menyapu seluruh kawasan di Desa Cipanas, Kecamatan Labak Gadung," ucapnya.
Banjir bandang tersebut, kata Doni menyapu rumah-rumah di sekitar aliran sungainya. Bahkan sampai membuat sungainya bergeser.
"Jadi kita menyaksikan sebuah kejadian luar biasa. Tapi kita masih bersyukur karena korbannya tidak banyak karena sebagian sudah lebih awal dievakuasi," jelas dia mengakhiri.
Reporter: Yopi MakdoriSumber: Liputan6.com
(mdk/fik)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya