Blusukan ke Cipete, Ahok ditodong warga buat gendong bayi 4 bulan
Merdeka.com - Calon Gubernur DKI Jakarta nomor urut dua Basuki Tjahaja Purnama dipaksa untuk menggendong seorang anak berusia empat bulan. Permintaan itu disampaikan oleh warga saat dia tengah melakukan blusukan di Jalan Teratai, Cipete Selatan, Jakarta Selatan.
Mamay (30) merupakan warga Cipete Selatan yang meminta Basuki atau akrab disapa Ahok menggendong anaknya, Kenzi Irawan. Dia mengaku melakukannya agar nasib anaknya sama seperti mantan Bupati Belitung Timur itu.
"Biar jadi kaya Pak Ahok. Jadi orang besar, berkahnya nular," katanya, Selasa (16/12).
Perempuan yang tengah mengenakan daster tersebut mengaku senang saat mengetahui bapak tiga orang anak itu datang ke kampungnya. Pasalnya sebelumnya sudah ada pasangan Anies Baswedan-Sandiaga Salahuddin Uno yang mengunjungi lebih dulu.
"Seneng, akhirnya bisa melihat langsung, kerja bagus. Jadi bersih berubah ada orang oranye juga tukang bersih-bersih juga. Dulunya kali kotor, tapi banjir masih, paling tinggi sepinggang, ada yang pendek. Tunggu hujan lebat, kalau hujan sejam udah banjir," tutupnya.
Ahok dalam kesempatan itu juga sempat berkelakar ingin membawa pulang anak tersebut ke rumahnya. Namun sayangnya, dia datang untuk melakukan blusukan dan meninjau kawasan yang kerap dilanda banjir.
"Kalau lama dikit aja, gue bawa pulang nih anak," tutupnya sambil tersenyum.
(mdk/tyo)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya