Blak-blakan Kuasa Hukum Ungkap Pendiri OCI Tawarkan 'Duit Damai' Rp150 Juta buat Mantan Pemain

Meski demikian, Hamdan Zoelva mengatakan penyelesaian secara kekeluargaan kepada para mantan pemain OCI masih terbuka.

Ady Anugrahadi
Oleh Ady Anugrahadi - Reporter
Blak-blakan Kuasa Hukum Ungkap Pendiri OCI Tawarkan 'Duit Damai' Rp150 Juta buat Mantan Pemain
Pemain sirkus Oriental Circus Indonesia (OCI) menggelar sesi latihan jelang gelaran The Great 50 Show di Senayan, Jakarta, Rabu (12/12). The Great 50 Show merupakan pertunjukan kombinasi sirkus tradisional dan modern. (Liputan6.com/Fery Pradolo) (@ 2023 merdeka.com)

Kasus dugaan eksploitasi di internal Oriental Circus Indonesia (OCI) masih bergulir. Teranyar, kuasa hukum mantan pemain, Hamdan Zoelva membongkar adanya tawaran 'uang damai' dari Pendiri OCI.

Tidak tanggung-tanggung, uang yang ditawarkan sebesar Rp150 juta untuk tiap mantan pemain OCI.

Meski demikian, Hamdan Zoelva mengatakan penyelesaian secara kekeluargaan kepada para mantan pemain OCI masih terbuka.

Terakhir, Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi memfasilitasi mediasi antara eks pemain OCI dengan perwakilan dari kliennya. Pertemuan itu terselenggara di Jawa Barat pada 5 Mei 2025

Dalam mediasi, pihak OCI bersedia kompensasi kekeluargaan sebesar Rp150 juta per orang. Namun tawaran itu ditolak mentah-mentah.

"Kami tetap mengajak mereka sebagai satu keluarga besar eks OCI. Bahkan kemarin difasilitasi oleh Kang Dedi Mulyadi, Gubernur Jawa Barat untuk menyelesaikan secara kekeluargaan," kata Hamdan Zoelva di kantornya, Rabu (7/5).

"Kami kemarin sampai menawarkan Rp150 juta untuk memberikan kepada mereka. mengapa? karena bagaimana pun juga mereka berjasa, terhadap keluarga, kedua mereka kami anggap sebagai keluarga," sambung dia.

Hamdan Zoelva
Hamdan Zoelva © 2025 Liputan6.com

Ditolak

Hamdan menambahkan OCI bahkan menawarkan lebih dari sekadar uang. Pihak pendiri OCI menawarkan bantuan usaha, dan akses kerja sama terutama di unit bisnis Taman Safari Indonesia.

"Kalau mereka mau berusaha dan membentuk koperasi kami fasilitasi dan kami memberikan akses untuk menjadi supliyer atau apapun sekarang di usaha yang masih eksis Taman Safari," ujar dia.

"Tapi apa? mereka ngotot, menolak. Saya bilang silakan, kalau ada yang mau menempuh jakur hukum, kita siap karena saya yakin sekali dengan bukti-bukti yang ada, tidak ada masalah apapun, sudah pernah ada yang lapor polisi tapi kan SP3, karena tidak ada buktinya," timpalnya lagi.

Meski begitu, Hamdan menyampaikan, ruang dialog tetap terbuka.

"Saya masih berharap sampai sekarang ayo kita selesaikan secara kekeluargaan jangan dimanfaatkan oleh orang lain yang mau mengeksploitasi kalian untuk mendapatkan keuntungan. Mari kita bicara sebagai keluarga besar eks OCI secara kekeluargaan," tandas dia.

Rekomendasi