Kasus dugaan eksploitasi di internal Oriental Circus Indonesia (OCI) masih bergulir. Teranyar, kuasa hukum mantan pemain, Hamdan Zoelva membongkar adanya tawaran 'uang damai' dari Pendiri OCI.
Tidak tanggung-tanggung, uang yang ditawarkan sebesar Rp150 juta untuk tiap mantan pemain OCI.
Meski demikian, Hamdan Zoelva mengatakan penyelesaian secara kekeluargaan kepada para mantan pemain OCI masih terbuka.
Terakhir, Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi memfasilitasi mediasi antara eks pemain OCI dengan perwakilan dari kliennya. Pertemuan itu terselenggara di Jawa Barat pada 5 Mei 2025
Dalam mediasi, pihak OCI bersedia kompensasi kekeluargaan sebesar Rp150 juta per orang. Namun tawaran itu ditolak mentah-mentah.
"Kami tetap mengajak mereka sebagai satu keluarga besar eks OCI. Bahkan kemarin difasilitasi oleh Kang Dedi Mulyadi, Gubernur Jawa Barat untuk menyelesaikan secara kekeluargaan," kata Hamdan Zoelva di kantornya, Rabu (7/5).
"Kami kemarin sampai menawarkan Rp150 juta untuk memberikan kepada mereka. mengapa? karena bagaimana pun juga mereka berjasa, terhadap keluarga, kedua mereka kami anggap sebagai keluarga," sambung dia.
Advertisement
Ditolak
Hamdan menambahkan OCI bahkan menawarkan lebih dari sekadar uang. Pihak pendiri OCI menawarkan bantuan usaha, dan akses kerja sama terutama di unit bisnis Taman Safari Indonesia.
"Kalau mereka mau berusaha dan membentuk koperasi kami fasilitasi dan kami memberikan akses untuk menjadi supliyer atau apapun sekarang di usaha yang masih eksis Taman Safari," ujar dia.
"Tapi apa? mereka ngotot, menolak. Saya bilang silakan, kalau ada yang mau menempuh jakur hukum, kita siap karena saya yakin sekali dengan bukti-bukti yang ada, tidak ada masalah apapun, sudah pernah ada yang lapor polisi tapi kan SP3, karena tidak ada buktinya," timpalnya lagi.
Meski begitu, Hamdan menyampaikan, ruang dialog tetap terbuka.
"Saya masih berharap sampai sekarang ayo kita selesaikan secara kekeluargaan jangan dimanfaatkan oleh orang lain yang mau mengeksploitasi kalian untuk mendapatkan keuntungan. Mari kita bicara sebagai keluarga besar eks OCI secara kekeluargaan," tandas dia.