Besok, BPTJ Gelar Rapat Evaluasi Soal Sistem 2-1 Jalur Puncak

Selasa, 29 Oktober 2019 22:31 Reporter : Rasyid Ali
Besok, BPTJ Gelar Rapat Evaluasi Soal Sistem 2-1 Jalur Puncak Kepala BPTJ Bambang Prihartono. ©2019 Merdeka.com/Rasyid Ali

Merdeka.com - Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) belum bisa memastikan uji coba tahap sistem 2-1 (kanalisasi) di Jalan Raya Puncak, Kabupaten Bogor pada 3 November mendatang.

Kepolisian Resor Bogor telah mengusulkan kepada BPTJ untuk menunda uji coba kedua. Namun, BPTJ baru akan memutuskan usai menggelar rapat evaluasi pada Rabu (30/10).

"Nanti kita putuskan bersama (uji coba dilanjut atau tidak). Kita mau rapat evaluasi dulu ya. Nanti hari Rabu. Nanti diputuskan setelah rapat evaluasi," kata Kepala BPTJ Bambang Prihartono saat dihubungi, Selasa (29/10).

Sementara itu, Bupati Bogor, Ade Yasin berharap uji coba tahap dua kanalisasi untuk ditunda. Dia beralasan, pada 3 November 2019 bertepatan dengan penyelenggaraan Pemilihan Kepala Desa Serentak.

"Ada beberapa titik pelebaran jalan juga yang belum selesai. Ada penyempitan jalan dan kita tanggal 3 ada pilkades. Kemungkinan Pak Kapolres memantau ke wilayah jadi tidak bisa ikut di uji coba kanalisasi. Makanya saya minta ke BPTJ untuk dimundurkan. Belum tahu nanti dirapatkan dulu dengan BPTJ," tutup Ade. [fik]

Topik berita Terkait:
  1. Jalur Puncak
  2. Puncak
  3. Kemacetan
  4. Bogor
Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini