Bertemu Wapres JK, rektor UGM usulkan Sardjito jadi pahlawan nasional

Kamis, 12 April 2018 12:06 Reporter : Intan Umbari Prihatin
Rektor UGM Panut Mulyono. ©2018 Merdeka.com/intan umbari

Merdeka.com - Wakil Presiden RI Jusuf Kalla menerima rektor Universitas Gajah Mada (UGM), Panut Mulyono. Dalam pertemuan tersebut, pihaknya meminta kepada JK agar rektor pertama di UGM yaitu almarhum Sardjito jadi pahlawan nasional.

"Pembahasannya tunggal, jadi terkait dengan pengusulan Almarhum Sardjito rektor pertama UGM juga sebagai perintis PMI sebagai pahlawan nasional," kata Panut di kantor Wapres, Jl Merdeka Utara, Kamis (12/4).

Dari pertemuan tersebut, kata Panut, JK positif untuk menjadikan Sardjito yang juga perintis Palang Merah Indonesia (PMI) jadi pahlawan nasional. "Tanggapan Pak Wapres positif," kata Panut.

Dia pun menjelaskan telah melakukan beberapa proses untuk mengusulkan Sardjito jadi pahlawan. Mulai dari melakukan seminar regional di Yogyakarta dan Jakarta. Dan tahapan terkahir kata Panut, pihaknya akan memberikan surat kepada Kementerian Sosial.

"Naskah akademik sudah kita lengkapi segera kita kirim ke kementerian sosial," ungkap Panut.

Dia juga menjelaskan alasan pihaknya menjadikan Sardjito jadi pahlawan. Salah satunya kata dia yaitu Sardjito ikut serta dalam proses pemindahan Institut Pasteur di Bandung ke Klaten. Dia pun meminta kepada publik agar terus mendukung proses pengusulan Sardjito jadi pahlawan.

"Pertimbangannya adalah karena Prof. Sardjito dulu sebagai perintis PMI dan pak Wapres sebagai ketua PMI Nasional. Kami memohon dukungan begitu agar proses pengusulan ini nanti bisa lancar," ungkap Panut.

Selanjutnya, menurut Guru Besar Djoko Suryo sosok Sardjito layak untuk dijadikan pahlawan. Pasalnya kata dia, Sardjito adalah perintis PMI dan berjuang untuk mencapai kemerdekaan Indonesia.

"Dia seorang dokter bukan untuk masyarakat tetapi untuk pejuang ikut membela kemerdekaan. Dengan keahliannya dan keilmuannya untuk melaksanakan perjuangan," kata Sardjito.

Diketahui, nama Sardjito telah diabadikan sebagai nama rumah sakit daerah di Yogjakarta yaitu Rumah Sakit Umum Pusat Dr Sardjito. Dia juga pernah menjadi rektor Universitas Islam Indonesia yang ke-3. [bal]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini